Palu (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat total ekspor di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) selama periode Januari sampai April 2025 mencapai 6.708,65 juta dolar Amerika Serikat (AS).
"Selama Januari sampai April 2025 total nilai ekspor tercatat 6.708,65 juta dolar AS, dimana ekspor melalui Provinsi Sulawesi Tengah senilai 6.467,34 juta dolar AS dan melalui provinsi lain senilai 241,31 juta dolar AS," kata Plt. Kepala BPS Sulteng Imron Taufik J.Musa di Palu, Senin.
Ia menjelaskan jika dibandingkan dengan kumulatif bulan yang sama pada tahun 2024, posisi nilai ekspor pada tahun 2025 mengalami penurunan sebesar 0,89 persen atau 94,80 juta dolar AS.
Ia menerangkan selama April 2025, total ekspor Sulteng senilai 1.612,54 juta dolar AS dan didominasi oleh tiga kelompok komoditas utama.
Kontribusi terbesar diberikan kelompok komoditas besi dan baja senilai 1.104,69 juta dolar AS atau 68,51 persen dari total ekspor.
Baca juga: BPS: Perjalanan wisnus di Sulteng capai 2,74 juta hingga Maret 2025
Baca juga: BPS catat impor Sulteng turun 36,36 persen pada Maret 2025
Kemudian komoditas bahan bakar mineral senilai 237,85 juta dolar AS atau 14,57 persen, dan nikel senilai 136,17 juta dolar AS atau 8,44 persen.
Sementara itu, lanjut dia, Tiongkok masih merupakan negara tujuan ekspor paling utama selama Maret 2025 dengan mencapai 664,62 juta dolar AS, selanjutnya Taiwan senilai 198,93 juta dolar AS dan Vietnam senilai 163,50 juta dolar AS atau 8,54 persen.
"Hingga bulan April, secara kumulatif, ekspor terbesar ditunjukkan ke Tiongkok senilai 2.947,62 juta dolar AS yang memiliki kontribusi 43,94 persen. Selanjutnya, negara Taiwan memiliki nilai ekspor senilai 766,56 juta dolar AS dan memiliki kontribusi sebesar 11,43 persen," ujarnya.
Ia menyebut Pelabuhan Bahodopi menjadi kontributor muat ekspor terbesar dengan nilai ekspor sebesar 1.115,16juta dolar AS atau sekitar 69,16 persen nilai ekspor berasal dari pelabuhan muat tersebut.
Dari sisi volume muatan yang diangkut, pelabuhan ini telah melakukan pengangkutan sebesar 1.506,79 ribu ton.
Pada posisi kedua, pelabuhan Luwuk melakukan muat ekspor dengan nilai sebesar 209,74 juta dolar AS dengan volume muatan yang diangkut adalah sebesar 209,74 ribu ton. Kemudian, sekitar 3 persen ekspor barang Provinsi Sulawesi Tengah dilakukan pada pelabuhan di provinsi lain.
