
Wabup Morut tutup Diklatsar gabungan PMR: "mereka adalah relawan muda harapan Bangsa"

Taliwan, Sulteng (ANTARA) - Wakil Bupati Morowali Utara H Djira resmi menutup kegiatan Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) gabungan Palang Merah Remaja (PMR) yang dipusatkan di SMPN 4 Mori Utara, Sabtu (13/9/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Wabup Djira hadir didampingi Wakil Ketua TP-PKK Morowali Utara, Widyawati Malla. Turut hadir pula Camat Mori Utara dan Mori Atas, Kapolsek, para kepala desa, serta guru pembimbing dari SMP/SMA yang ada di kecamatan Mori Atas dan Mori Utara.
Diklatsar yang berlangsung tiga hari ini, menjadi wadah pembinaan dan pengembangan anggota PMR yang berperan sebagai relawan masa depan PMI. Melalui kegiatan tersebut, para peserta mendapat materi kepalangmerahan, siaga bencana, kepemimpinan, perawatan keluarga, donor darah, hingga pertolongan pertama.
Wabup Djira dalam sambutannya menekankan pentingnya peran generasi muda dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.
"PMR bukan hanya organisasi ekstrakurikuler, tapi juga sekolah kehidupan. Di sini, anak-anak kita belajar kepedulian, empati, dan kesiapan menjadi relawan. Mereka adalah harapan kita di masa depan ketika bangsa ini menghadapi bencana maupun tantangan sosial," ungkapnya.
Ia juga memberi apresiasi atas semangat para peserta yang mengikuti kegiatan dengan penuh dedikasi.
"Saya bangga melihat semangat adik-adik PMR. Semoga pengalaman ini menumbuhkan jiwa kepemimpinan, solidaritas, dan rasa kemanusiaan yang akan terus melekat dalam diri kalian," tambahnya.
PMR sendiri merupakan salah satu pilar penting Palang Merah Indonesia (PMI) yang membina remaja di sekolah maupun kelompok masyarakat untuk terlibat aktif dalam misi kemanusiaan. Melalui Diklatsar ini, diharapkan lahir relawan muda yang siap bergerak dalam kegiatan kemanusiaan, kesehatan, dan kesiapsiagaan bencana di Morowali Utara.
Pewarta : Andriy Karantiti
Editor:
Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026
