Pemkab Sigi: Kecamatan dan Desa harus punya strategi turunkan stunting

id Sigi,Pemkab Sigi,Sulawesi Tengah,Stunting,Bidan Desa,Tekan stunting

Pemkab Sigi: Kecamatan dan Desa harus punya strategi turunkan stunting

Wakil Bupati Sigi Samuel Yansen Pongi (tengah) saat memberikan pengarahan kepada camat dan kepala desa terkait penanganan kasus stunting di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Kamis (13/11/2025). ANTARA/HO-Pemkab Sigi

Sigi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi, Sulawesi Tengah mengingatkan seluruh kecamatan dan desa memiliki strategi serta langkah nyata dalam percepatan penurunan kasus stunting di daerah itu.

Wakil Bupati Sigi Samuel Yansen Pongi mengatakan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dan para bidan desa untuk penanganan stunting.

"Pemerintah daerah rutin melakukan monitoring dan evaluasi inovasi penurunan stunting menuju Sigi Emas serta memastikan seluruh kecamatan dan desa mempunyai langkah nyata yang terukur dalam menangani stunting di masing-masing wilayahnya," kata Samuel saat ditemui di Kabupaten Sigi, Kamis.

Ia mengemukakan persoalan stunting merupakan masalah yang menyangkut masa depan generasi penerus bangsa khususnya di Kabupaten Sigi.

"Saya harap seluruh kepala desa, kepala puskesmas, dan tim percepatan penurunan stunting dapat bekerja dengan menggunakan data akurat sehingga intervensi yang dibentuk pemerintah daerah bisa tepat sasaran," ucapnya.

Menurut dia, ke depan dibutuhkan sinergi antara tenaga kesehatan dan masyarakat agar Kabupaten Sigi dapat mencapai target bebas stunting dan mewujudkan generasi sehat menuju Sigi Emas.

"Untuk para bidan desa di masing-masing wilayah dapat terus melakukan update data terkait stunting secara berkala, supaya ke depan data itu akurat dan stunting dapat diselesaikan dengan baik," sebutnya.

Diketahui Kabupaten Sigi mencatat terjadi kenaikan kasus stunting di daerah itu pada tahun 2024, yakni mencapai 33 persen.

Selama tiga tahun terakhir sejak 2021 hingga 2023, angka stunting di Sigi turun, tetapi untuk tahun 2024 mengalami kenaikan 6,6 persen dari 26,4 persen menjadi 33 persen.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulteng, terdapat lima daerah di Sulteng mengalami kenaikan kasus stunting tahun 2024, yakni Buol 36,9 persen, Sigi 33,0 persen, Banggai Kepulauan menjadi 28,4 persen, Banggai Laut 26,6 persen, dan Kota Palu 25,6 persen.

Pewarta :
Editor : Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.