Logo Header Antaranews Sulteng

Gubernur Sulteng pastikan 2 ruas jalan strategis di Touna dikerjakan pada 2026

Sabtu, 15 November 2025 12:18 WIB
Image Print
Gubernur Sulteng Anwar Hafid dan Wakil Gubernur Sulteng Reny A Lamadjido didampingi unsur forkopimda Sulteng melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Tojo Una-Una. ANTARA/HO-Humas Pemprov Sulteng

Palu (ANTARA) - Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid memastikan pembangunan dua ruas jalan strategis Kulingkinari-Wakai dan Longge Dataran Bulan-Toili di Kabupaten Tojo Una-Una akan mulai dikerjakan pada tahun 2026.

“Kulingkinari-Wakai dan Longge Dataran Bulan-Toili menjadi prioritas kita tahun depan. Masyarakat tidak boleh lagi terhambat akses hanya karena jalan yang rusak. Pembangunan infrastruktur harus benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat,” kata Anwar Hafid dalam keterangannya di Palu, Sabtu.

Ia menegaskan bahwa pembangunan jalan tersebut merupakan bagian dari program unggulan Berani Lancar yang menargetkan pembangunan 1.000 kilometer (km) jalan desa dalam lima tahun.

Ia mengatakan, untuk ruas Kulingkinari-Wakai dan Longge Dataran Bulan-Toili, keduanya telah ditetapkan sebagai proyek prioritas dan akan mulai dikerjakan pada tahun 2026.

Penegasan tersebut disampaikan pada rapat kerja Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una di Tojo Una-Una.

Ia melanjutkan untuk ketersediaan energi, Pemprov menargetkan seluruh wilayah Sulteng sudah teraliri listrik pada 2029, dan sejumlah desa telah menikmati layanan listrik melalui program Berani Menyala.

Pemprov Sulteng menargetkan 150 desa akan terhubung jaringan komunikasi, termasuk 12 desa di Kabupaten Tojo Una-Una di tahun 2026 melalui program Berani Berdering.

Selain itu, Gubernur juga menyampaikan sejumlah program unggulan lainnya, seperti program Berani Cerdas. Melalui program tersebut, kata dia, Pemprov menargetkan 50.000 mahasiswa mendapat beasiswa setiap tahun, termasuk mahasiswa Tojo Una-Una.

“Hingga kini, sebanyak 18.724 mahasiswa telah menerima pembayaran beasiswa tersebut. Biaya UKT hingga sarjana akan ditanggung pemerintah, sementara pendidikan SMA/SMK/SLB digratiskan tanpa pungutan apa pun,” ujarnya.

Sementara di bidang kesehatan, program Berani Sehat memberikan layanan kesehatan gratis cukup menggunakan KTP Sulteng, dan sebanyak 120.891 warga telah memanfaatkan layanan tersebut.

Gubernur Anwar juga meluncurkan Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi Pekerja Rentan (petani, belayan, dan pekerja lainnya) di Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2025.

Program ini, kata dia, menyasar sebanyak 62.969 pekerja rentan, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan jaminan sosial bagi masyarakat pekerja sektor informal.

Pemprov Sulteng juga mempersiapkan Brigade Pertanian mulai 2026 untuk meningkatkan produktivitas petani melalui Berani Panen Raya. Sementara untuk para nelayan, pihaknya menghadirkan program Berani Tangkap Banyak mendorong peningkatan hasil tangkapan melalui bantuan alat tangkap modern.

Selain itu, Pemprov juga mendorong stabilitas harga kebutuhan pokok melalui Berani Sejahtera dengan target “1 harga untuk Sulawesi Tengah”.

Untuk itu, ia mengatakan pentingnya membangun komitmen bersama, memperkuat sinergi dan kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten untuk mempercepat pembangunan.

Bupati Tojo Una-Una Ilham Lawidu menyampaikan apresiasi serta kesiapan pemerintah daerah untuk memperkuat sinergi pembangunan bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

“Sinergi dan dukungan dari pemerintah provinsi sangat penting untuk mempercepat pembangunan di Kabupaten Tojo Una-Una,” ujarnya.



Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026