Polres Sigi tingkatkan deteksi dini antisipasi ancaman terorisme

id Sigi,Sulteng ,Polres Sigi,Nataru,Ancaman Terorisme

Polres Sigi tingkatkan deteksi dini antisipasi ancaman terorisme

Kapolres Sigi AKBP Kari Amsah Ritonga saat apel gelar pasukan Operasi Zebra Tinombala tahun 2025 di Desa Maku, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Sulteng. ANTARA/Moh Salam

Sigi (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Sigi, Sulawesi Tengah melakukan antisipasi atas ancaman terorisme pada perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) mendatang dengan meningkatkan deteksi dini di daerah itu.

Kasi Humas Polres Sigi Iptu Nuim Hayat mengatakan strategi pengamanan yang diterapkan dengan meningkatkan seluruh kegiatan kepolisian.

"Polres Sigi akan meningkatkan kegiatan kepolisian mulai dari deteksi dini, pengamanan dan patroli tempat keramaian masyarakat serta objek vital lainnya," kata Nuim saat ditemui awak media di Dolo, Kabupaten Sigi, Selasa.

Ia mengemukakan deteksi dini tersebut dengan melibatkan Bhabinkamtibmas dan Babinsa di setiap desa untuk mencegah terjadinya potensi-potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

"Tentu pentingnya sinergitas lintas sektoral dan pemberdayaan masyarakat mengantisipasi ancaman terorisme di Kabupaten Sigi," ucapnya.

Saat ini, Kabupaten Sigi memiliki sebanyak 135 personel Bhabinkamtibmas yang tersebar di 176 desa dan 16 kecamatan.

"Keterlibatan personel Bhabinkamtibmas ini sangat krusial dalam upaya pencegahan," sebutnya.

Ia menuturkan agar masyarakat bisa ikut berperan aktif untuk melaporkan jika adanya kegiatan mencurigakan di sekitar tempat tinggalnya.

"Kami mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepekaan lingkungan dengan melakukan sosialisasi melalui berbagai kegiatan kepolisian seperti kegiatan pembinaan dan penyuluhan secara tatap muka," kata dia.

Menurut dia, sosialisasi kepada masyarakat akan semakin ditingkatkan dengan melibatkan pemerintah daerah dan stakeholder terkait lainnya untuk mencegah masuknya paham terorisme di Kabupaten Sigi.

"Ke depan kepolisian akan meningkatkan sosialisasi ke masyarakat dengan menggandeng pemerintah daerah, kepala desa, camat untuk mencegah masuknya paham radikalisme dan terorisme," ujarnya.

Pewarta :
Editor : Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.