Logo Header Antaranews Sulteng

Lapas Kelas IIB Tolitoli tes urine pegawai dan warga binaan cegah narkoba

Jumat, 9 Januari 2026 16:11 WIB
Image Print
Salah seorang pegawai Lapas Kelas IIB Tolitoli memberikan sampel urine tersimpan di dalam wadah untuk dilakukan pengujian oleh tim medis narkoba, di Tolitoli, Jumat (9/1/2026). ANTARA/HO-Humas Lapas Tolitoli

Palu (ANTARA) - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tolitoli, Sulawesi Tengah melaksanakan tes urine terhadap seluruh pegawai dan warga binaan sebagai upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba di lingkungan pemasyarakatan.

"Kami berkomitmen melakukan langkah-langkah pencegahan supaya lingkungan pemasyarakatan bebas dari narkotika," kata Feldianto, Pejabat Lapas Kesal IIB Tolitoli melalui keterangan yang diterima di Palu, Jumat.

Ia mengemukakan tes urine dimulai pukul 10.00 Wita diikuti seluruh pegawai dan 141 warga binaan kasus narkotika, yang dilakukan oleh petugas medis Lapas setempat.

Dia mengatakan kegiatan itu merupakan tindak lanjut instruksi Direktur Jenderal Pemasyarakatan melalui Direktorat Pengamanan dan Intelijen (Dirpatnal), sekaligus sebagai langkah deteksi dini dan penguatan integritas jajaran pemasyarakatan.

"Peredaran narkoba tidak memandang tempat, sebelum itu terjadi maka langkah antisipasi kami gencarkan. Tes urine juga dilakukan secara berkala," ujarnya.

Ia menjelaskan kegiatan tersebut juga sekaligus mendukung program akselerasi pemberantasan peredaran narkoba di dalam Lapas dan Rumah Tahanan Negara (Rutan).

"Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh pegawai dan 141 warga binaan yang mengikuti tes urine dinyatakan negatif narkoba," ucap Feldianto.

Ia mengatakan kegiatan tes urine ini sejalan dengan 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto yang menekankan pentingnya penguatan pengawasan, serta kolaborasi dengan aparat penegak hukum guna menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan kondusif.

Salah seorang pegawai Lapas Kelas IIB Tolitoli Anggi menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan tes urine sebagai bentuk pengawasan internal dan penguatan integritas aparatur.

“Kegiatan ini menjadi pengingat bagi kami untuk terus menjaga profesionalisme dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas,” kata dia.

Sementara itu, salah satu warga binaan berinisial D menilai tes urine penting untuk mendorong warga binaan menjauhi narkoba selama menjalani masa pembinaan.

Lapas Kelas IIB Tolitoli berkomitmen untuk melakukan tes urine secara rutin sebagai bagian dari upaya pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban, khususnya terkait penyalahgunaan narkoba.



Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026