Logo Header Antaranews Sulteng

PLN Palu pulihkan jaringan listrik dampak bencana banjir dan longsor

Senin, 12 Januari 2026 11:30 WIB
Image Print
Petugas PLN melakukan perbaikan jaringan di atas tiang listrik di wilayah terdampak banjir dan longsor di a Kabupaten Donggala dan Kota Palu, Minggu (11/1/2026). ANTARA/HO-PLN UP3 Palu

Palu (ANTARA) - PT PLN (Persero) bergerak cepat melakukan penanganan jaringan listrik yang terdampak banjir dan longsor di sekitar Gardu Induk (GI) Tawaeli wilayah Kota Palu dan Kabupaten Donggala.

"Sejak hari kejadian, Minggu (11/1), kami mengerahkan petugas melakukan perbaikan jaringan listrik terdampak," kata Manajer Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Palu Ansar di Palu, Senin.

Ia mengemukakan peristiwa itu mengakibatkan gangguan pasokan listrik yang berdampak pada sekitar 21.826 pelanggan, total energi listrik yang hilang diperkirakan sekitar 20 MW.

Adapun wilayah yang terdampak meliputi Kecamatan Sindue, Kecamatan Labuan, Kecamatan Tanantovea Kabupaten Donggala dan Kecamatan Tawaeli, Kota Palu.

"Banjir dan tanah longsor menyebabkan kerusakan pada infrastruktur kelistrikan, antara lain 230 unit trafo distribusi dan enam penyulang mengalami gangguan," ujarnya.

Ia menjelaskan PLN UP3 Palu mengerahkan personel, peralatan, dan material pendukung untuk melakukan penanganan secara bertahap, sesuai dengan tingkat kerusakan serta kondisi lapangan.

"Penanganan darurat merupakan langkah awal kami lakukan guna mempercepat pemulihan pasokan listrik kepada pelanggan terdampak," ucap Ansar.

Ia mengapresiasi kinerja seluruh petugas PLN terlibat yang tetap bekerja maksimal di tengah kondisi cuaca ekstrem, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

“Dalam kondisi lapangan yang cukup berat, kami menekankan seluruh pekerjaan dilakukan sesuai prosedur K3. Keselamatan petugas adalah prioritas utama, dan saya mengapresiasi dedikasi tim di lapangan yang tetap disiplin menerapkan prosedur keselamatan sambil berupaya memulihkan listrik secepat mungkin,” katanya.

Ia memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan akibat gangguan pasokan listrik tersebut.

PLN juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya kelistrikan pasca-banjir dan longsor, serta segera melaporkan gangguan atau kondisi berbahaya melalui aplikasi PLN Mobile atau kanal layanan resmi PLN lainnya.

"Kami terus mengoptimalkan pelayanan hingga pasokan listrik betul-betul kembali normal," ujarnya.

Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Donggala, Palu dan sekitarnya pada Minggu, mengakibatkan bencana hidrometeorologi di daerah tersebut.

Data sementara yang dirilis BPBD Sulawesi Tengah sekitar 10 desa di dua kecamatan di Kabupaten Donggala terdampak banjir.

Adapun wilayah terdampak, yakni Desa Wani 1, Wani 2, Wani 3, dan Wani Lumbumpetigo Kecamatan Tanantovea, lalu Desa Amal Dusun Maliko, Toaya, Kumbasa, Enu, Lero, dan Sumari Kecamatan Sindue, serta Kelurahan Pantoloan, Kecamatan Tawaeli, Kota Palu.



Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026