Logo Header Antaranews Sulteng

Shopee-Kemenekraf berikan dampak ekonomi digital bagi pelaku UMKM

Rabu, 4 Maret 2026 14:20 WIB
Image Print
Deputy Director of Government Relations Shopee Indonesia Balques Manisang dalam acara Laporan Pencapaian Pelatihan Digitalisasi Emak-Emak Matic dan Genmatic di Jakarta, Rabu (4/3/2026) (ANTARA/Fitra Ashari)

Jakarta (ANTARA) - Shopee Indonesia mengimplementasikan program Emak-Emak Matic dan Genmatic bekerja sama dengan Kementerian Ekonomi Kreatif yang memberikan dampak signifikan bagi pendapatan pelaku UMKM melalui pelatihan ekonomi digital dan literasi.

Deputy Director of Government Relations Shopee Indonesia Balques Manisang mengatakan program kolaborasi dengan pemerintah ini bertujuan memberikan ruang pendapatan bagi kalangan ibu rumah tangga dan pelaku usaha untuk membantu meningkatkan ekonomi dan penghidupan yang lebih baik.

“Bisa dibilang ini pilot project, yang alhamdulillah langsung berdampak signifikan, karena memang pada saat ini kita melihat apa sih kebutuhan dari masyarakat, dan alhamdulillah dengan target proyek yang tepat, kita bisa menentukan siapa yang membutuhkan edukasi atau pelatihan digital baik dari Emak-Emak Matic dan Genmatic,” kata Balques dalam acara Laporan Pencapaian Pelatihan Digitalisasi Emak-Emak Matic dan Genmatic di Jakarta, Rabu.

Balques mengatakan implementasi program ini telah dilakukan pada sebanyak 2.500 peserta di 8 kota di Indonesia mulai awal tahun 2025. Program ini secara khusus dihadirkan untuk para ibu rumah tangga dan anak muda agar mereka bisa meningkatkan kemampuan literasi digital.

Balques mengatakan pelatihan Emak-Emak Matic dan Genmatic menghasilkan performa pelaku usaha yang meningkat, mulai dari penjual Shopee yang mengalami peningkatan penjualan sampai 3 kali lipat, penjualan makanan lewat Shopee (Shopee food) meningkat rata-rata 1,8 kali lipat pesanan dan afiliator yang mengalami peningkatan komisi sampai 8 kali lipat.

“Berarti ada dampak yang signifikan untuk pemasukan, paling tidak ini yang nyata yang dihasilkan oleh legacy Emak-Emak Matic dan Genmatic, hal ini juga menunjukkan bahwa dengan dukungan setelah pendampingan yang tepat dan sangat committed, pengetahuan digital dapat menjadi katalis untuk memutar peluang ekonomi baru bagi para pelaku UMKM, Merchant maupun Affiliate,” kata Balques.

Selain dukungan melalui program pemberdayaan digital, Shopee juga memberi berbagai dukungan dari sisi teknologi digital khususnya AI untuk mendukung penjual, merchant maupun affiliate meningkatkan kapasitasnya dalam mempromosikan produknya.

Pelatihan literasi digital juga dilakukan melalui Kampus UMKM Shopee yang memberikan modul pelatihan sesuai dengan kebutuhan UMKM dan di training oleh pelatih bersertifikat BNSP.

Shopee mencatat dalam 5 tahun terakhir, angka literasi digital di Indonesia mengalami pertumbuhan yang signifikan sampai 17,8 persen yang juga tidak terlepas dari kemajuan teknologi digital yang mengharuskan masyarakat dari semua kalangan beradaptasi dengan baik dengan teknologi digital.

Balques mengatakan Shopee akan tetap memberikan pendampingan dan pemberian insentif bagi penjual, merchant Shopee Food dan afiliator yang mendapatkan pemasukan lebih, seperti dukungan peningkatan eksposur di media sosial, komersial, maupun pada platform belanja lokal Shopee.





Pewarta :
Editor: Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026