Logo Header Antaranews Sulteng

Kemendikdasmen dorong digitalisasi pembelajaran AI di Donggala

Kamis, 19 Maret 2026 15:59 WIB
Image Print
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Donggala Ansyar Sutiadi saat berkunjung ke SDN 25 Banawa, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Sabtu (7/2/2026). ANTARA/HO-Dokumentasi pribadi

Donggala (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mendorong digitalisasi pembelajaran berbasis artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) dengan menetapkan tiga sekolah di daerah tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Donggala Ansyar Sutiadi mengatakan program sekolah model implementasi kecerdasan buatan itu untuk mempercepat transformasi pembelajaran digital bagi peserta didik di daerah tersebut.

"Jadi tiga sekolah itu seperti Sekolah Dasar Negeri 4 Banawa, Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Banawa Selatan, dan SMP Negeri 1 Rio Pakava," kata Ansyar saat dihubungi awak media di Banawa, Kamis.

Ia mengemukakan, penetapan tiga sekolah tersebut harus dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh guru-guru dalam menunjang kualitas peserta didik.

"Tentunya ini menjadi peluang yang harus dioptimalkan sebagai bagian dari peningkatan mutu pendidikan, " ucapnya.

Ia menuturkan, pembelajaran berbasis AI dapat sebagai sarana untuk membangun karakter peserta didik yang kritis, kreatif, dan inovatif.

Menurut dia, pemerintah daerah segera melakukan pendampingan secara intensif kepada sekolah-sekolah yang telah ditetapkan agar implementasi program tersebut dapat berjalan optimal.

Insyaallah setelah libur lebaran kami akan mengunjungi sekolah-sekolah itu dengan bertemu kepala sekolah dan mengumpulkan semua gurunya agar betul-betul siap melaksanakan tugas yang diberikan oleh Kemendikdasmen tersebut," sebutnya.

Ansyar menyebutkan pihaknya segera menyiapkan berbagai fasilitas pendukung yang dibutuhkan oleh sekolah, di luar dari fasilitas yang diberikan Kemendikdasmen.

"Harapannya ke depan melalui pembelajaran berbasis kecerdasan buatan ini bisa menjadi percontohan bagi sekolah lain di Kabupaten Donggala dalam menerapkan pembelajaran berbasis digital, termasuk meningkatkan standar pelayanan minimal pendidikan Donggala yang saat ini sudah berada di peringkat delapan dari sebelumnya 13 di 2025," kata dia.



Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026