Logo Header Antaranews Sulteng

Sigi prioritaskan perbaikan 25 RTLH pada 2026

Minggu, 12 April 2026 12:41 WIB
Image Print
Sekretaris Daerah Kabupaten Sigi Nuim Hayat didampingi Kadis Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Sulteng Akris Fattah melakukan verifikasi penanganan rumah tidak layak huni di Desa Binangga, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi, Sulteng, Minggu (12/4/2026). ANTARA/Moh Salam

Sigi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), menyebutkan terdapat 25 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di daerah itu yang segera ditangani dan perbaiki serta menjadi prioritas tahun 2026.

"Rencana kami, setelah kunjungan Bupati Sigi terdapat 25 rumah sudah masuk di dalam data kami untuk ditangani dengan skema perbaikan RTLH, " kata Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sigi Armin saat ditemui awak media di Marawola, Minggu.

Ia mengemukakan data rumah tidak layak huni tersebut masih bersifat sementara dan berpotensi masih akan bertambah.

"Insya Allah 25 rumah sudah terdata ini menjadi prioritas Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sigi tahun 2026," ucapnya.

Ia menuturkan perbaikan rumah tidak layak huni pada tahun sebelumnya mencapai 66 rumah warga, dengan 32 rumah diantaranya termasuk dampak bencana yang terjadi di daerah tersebut.

"Jadi verifikasi untuk penerima bantuan rumah ini sudah dilakukan secara berjenjang, karena bantuan rumah ini kan bukan hanya dari pemerintah daerah tetapi dari pemerintah provinsi hingga pusat," sebutnya.

Armin menyebutkan seluruh hasil verifikasi rumah tidak layak huni dan bantuan rumah di Kabupaten Sigi sudah tersedia.

"Data verifikasi ini kami satukan semuanya, sehingga saat ada permintaan maka hasil verifikasi sudah tersedia dan siap, jadi tinggal memberikan apa yang dibutuhkan pemerintah provinsi maupun pusat," kata dia.

Ia berharap seluruh bantuan rumah yang diberikan kepada masyarakat lengkap dengan sanitasi dan air minum, sehingga menjadi rumah layak huni.

"Program RTLH itu untuk memberikan hunian yang sehat dan aman bagi masyarakat dalam meningkatkan kualitas hidupnya pada masa mendatang," kat Kepala Disperkim Kabipaten Sigi Armin.



Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026