
Sigi perkuat nilai religi lewat Haul Guru Tua Alkhairaat

Sigi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), memperkuat nilai-nilai religius melalui momentum Haul Habib Sayyid Idrus bin Salim Al-Jufri (Guru Tua) pendiri Alkhairaat.
Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Kesra, dan SDM Sigi Rahmad Iqbal mengatakan penting adanya sinergi antara ulama, masyarakat, dan pemerintah dalam kegiatan keagamaan dan pendidikan di daerah tersebut.
"Kegiatan haul Guru Tua harus menjadi ruang refleksi dan penguatan nilai keagamaan masyarakat di Kabupaten Sigi sekaligus momentum untuk memperkuat nilai religius dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat," kata Iqbal saat ditemui awak media di Dolo, Minggu.
Ia mengemukakan kegiatan haul merupakan salah satu bentuk penghormatan kepada pendiri Alkhairaat dalam dakwah dan pendidikan.
"Tentunya nilai perjuangan Guru Tua harus terus dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari dan kita berusaha meneladani perjuangannya dalam membimbing umat," ucapnya.
Ia menuturkan sosok Guru Tua adalah figur ulama, pendidik, dan pembina akhlak yang keteladanannya tetap relevan hingga saat ini.
"Ke depan masyarakat bisa semakin memperkuat ukhuwah Islamiyah, menjaga persatuan, serta bersama-sama membangun daerah yang religius dan harmonis," ujarnya.
Iqbal mengatakan masyarakat dan organisasi kemasyarakatan agar bersama-sama berkolaborasi dalam pembangunan khususnya sektor pendidikan dan kesehatan di daerah tersebut.
"Kolaborasi dan sinergi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat penting dalam kegiatan keagamaan dan pendidikan di Kabupaten Sigi," kata dia.
Pewarta : Moh Salam
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
