
Pemkot-Palu dukung Pelabuhan Pantoloan tetap layani penumpang

Palu (ANTARA) - Pemerintah Kota Palu, Sulawesi Tengah, mendukung aspirasi masyarakat agar Pelabuhan Pantoloan tetap beroperasi sebagai pelabuhan penumpang karena memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Kedatangan masyarakat Pantoloan berkaitan dengan keinginan mereka agar Pelabuhan Pantoloan tetap menjadi pelabuhan penumpang. Tentu ini menjadi perhatian pemerintah karena menyangkut kebutuhan masyarakat,” kata Wali Kota Palu Hadianto Rasyid dalam keterangannya di Palu, Jumat.
Wali Kota Palu menerima audiensi Perjuangan Masyarakat Pantoloan (PMP) untuk membahas aspirasi masyarakat agar Pelabuhan Pantoloan tetap beroperasi sebagai pelabuhan penumpang dan tidak hanya difungsikan untuk kegiatan bongkar muat barang.
Dalam audiensi tersebut, masyarakat menyampaikan berbagai pertimbangan terkait pentingnya keberadaan Pelabuhan Pantoloan sebagai akses transportasi laut yang selama ini melayani kebutuhan warga Kota Palu, kawasan pesisir, hingga masyarakat di wilayah Pantai Barat Kabupaten Donggala.
Menurut Wali Kota, keberadaan pelabuhan penumpang di Pantoloan memiliki nilai strategis karena lokasinya yang mudah dijangkau oleh masyarakat.
Selain memberikan kemudahan akses transportasi, pelabuhan tersebut juga memiliki dampak sosial dan ekonomi yang cukup besar bagi masyarakat sekitar.
Ia menjelaskan dukungan Pemerintah Kota Palu terhadap keberlangsungan layanan penumpang di Pelabuhan Pantoloan bukanlah hal yang baru.
Sebelumnya, kata dia, Pemkot Palu telah menyampaikan surat kepada Kementerian Perhubungan pada tahun 2023 dan 2024 sebagai bentuk dukungan agar layanan kapal penumpang tetap tersedia di pelabuhan tersebut.
Ia menjelaskan langkah tersebut dilakukan sebagai upaya memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses transportasi laut yang efektif dan efisien, terutama bagi warga yang selama ini bergantung pada Pelabuhan Pantoloan.
“Kami sudah menyampaikan sikap pemerintah kota melalui surat kepada Kementerian Perhubungan. Intinya, kami mendukung agar layanan penumpang tetap ada di Pelabuhan Pantoloan karena manfaatnya sangat dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Ia mengatakan sebagai tindak lanjut atas aspirasi yang disampaikan PMP, Pemerintah Kota Palu bersama masyarakat berencana melakukan komunikasi langsung dengan pemerintah pusat guna memperkuat penyampaian aspirasi tersebut.
Dia juga menegaskan pemerintah daerah akan terus hadir dan mengawal kepentingan masyarakat, terutama terhadap kebutuhan yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi kehidupan warga.
“Pemerintah kota tentu akan terus mengawal aspirasi masyarakat. Ini kebutuhan yang rasional dan penting bagi masyarakat, sehingga perlu diperjuangkan bersama,” tegasnya.
Ia mengharapkan melalui pertemuan tersebut, aspirasi masyarakat Pantoloan dapat menjadi perhatian pemerintah pusat sehingga Pelabuhan Pantoloan tetap dapat menjalankan fungsinya sebagai pelabuhan penumpang yang mendukung mobilitas dan aktivitas masyarakat di Kota Palu dan sekitarnya.
Pewarta : Nur Amalia Amir
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
