Logo Header Antaranews Sulteng

Ketua AJI Palu dianiaya anggota Polda Sulteng

Minggu, 24 Juni 2018 09:20 WIB
Image Print
Ketua AJI Palu sekaligus Pemimpin Redaksi Radar TV Palu, Muhammad Iqbal, saat memberi keterangan kepada penyidik Propam Polda Sulteng, Minggu (24/6) dini hari. (www.sulteng.antaranews.com/Patar)

Palu, (Antaranews Sulteng) - Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Palu Muhammad Iqbal diduga telah dianiaya oleh oknum anggota Polda Sulteng, pada Sabtu (23/6) malam.

Iqbal telah melaporka Ipda Pirade (Kanit Binmas Polsek Palu Timur) dan beberapa anggota polsek yang terlibat dalam razia di depan pura Jalan Jabal Nur, Sabtu malam, 23 Juni 2018, ke Propam Polda Sulteng.

"Saya sudah laporkan, dengan nomor STPL: 65/VI/2018 diterima Bripka Rudy Labato, pukul 01:30 Wita," kata Iqbal di Palu, Minggu.

Kejadian bermula sekira pukul 21.00 Wita, Iqbal sedang mengendarai sepeda motor menuju rumah sepulang dari Graha Pena, Kantor Redaksi Radar TV di Jalan Yos Sudarso.

Iqbal dimintai surat-surat kendaraannya. Iqbal mengaku tidak membawa surat tanda nomor kendaraan (STNK), karena terbawa dalam tas di dalam mobil yang dibawa istrinya lebih dulu pulang ke rumah.

Iqbal sudah mengiyakan sepeda motornya dibawa ke Polsek Palu Timur sambil menelpon rekan kantornya, untuk menjemput untuk pulang mengambil STNK di rumahnya.

Namun, saat menunggu jemputan Iqbal justru mendapat tindakan tindak menyenangkan berupa kata-kata kasar dan menyebut "wartawan kemarin sore". Iqbal bahkan ditantang untuk melapor ke orang paling tinggi di Kepolisian.

"Silakan kau lapor ke orang paling tinggi," kata Iqbal menirukan ucapan polisi yang diketahui bernama Ipda Pirade, Kanit Binmas Polsek Palu Timur.

Iqbal mengaku ditarik di leher baju, diseret dicekik dan diancam dipukul ke tempat agak gelap. Salah satu polisi berpakaian preman sempat melerai.

Sampai hendak meninggalkan tempat razia pun, Iqbal masih diteriaki, "dasar wartawan sore".

Proses pemeriksaan (BAP) di Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sulteng sejak tengah malam hingga menjelang Minggu subuh.

Sejumlah jurnalis tetap bertahan di Mapolda Sulteng menunggu BAP selesai.

Sementara itu, juru bicara Polda Sulteng, AKBP Hery Murwono mengatakan belum mendapatkan informasi tentang laporan Iqbal tersebut.

"Saya tanyakan dulu informasinya ke bidang yang bersangkutan," kata Hery.



Pewarta :
Editor: Fauzi
COPYRIGHT © ANTARA 2026