BPJN XIV jamin rute TDCC-2018 mulus sebelum lomba

id BPJN,TDCC,Jalan nasional

Ir Akhmad Cahyadi, M.Eng.Sc, mantan Kepala BPJN XIV Palu yang kini menjabat Kepala Balai Besar PJN VII Semarang. (Antaranews Sulteng/Rolex Malaha)

Palu (Antaranews Sulteng) - Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) XIV Palu menjamin badan jalan di seluruh lintasan lomba balap sepeda wisata internasional bertajuk Tour de Central Celebes (TdCC) II-2018 akan mulus sebelum peyelenggaraan pada 14-18 Oktober 2018.

"Kualitasnya tidak hanya sekedar tanpa lubang, tetapi mulus-halus sesuai standar sebuah lintasan balap sepeda internasional," kata Akhmad Cahyadi, mantan Kepala BPJN XIV Palu usai menyerahkan jabatannya kepada Satriyo Utomo di Palu, Selasa.

TdCC II-2018 akan dihelat dengan rute sepanjang 740 kilometer dari Kota Luwuk, Kabupaten Banggai, hingga Kota Palu yang terbagi dalam lima etape, melintasi Kabupaten Tojo Unauna, Poso, Parigi Moutong, Sigi, Donggala dan Kota Palu.

Menurut Cahyadi yang dipromosikan menjadi Kepala Balai Besar PJN VII Semarang (Jateng-DIY) itu, penanganan jalan nasioal di ruas-ruas itu sudah berjalan melalui program rutin, termasuk penggantian 13 buah jembatan di sepanjang rute itu.

"Memang dari awal sudah kita antisipasi dengan mengusulkan program peningkatan jalan di rute TdCC 2018 ini sehingga penanganannya kini sudah berjalan baik melalui kegiatan rutin," ujarnya.

Baca juga: TdCC 2018 siapkan bonus Rp1,2 miliar
Sejumlah pembalap beradu cepat pada TdCC I-2017 di  Desa Karawana, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Rabu (8/11/2017). (ANTARA/Mohamad Hamzah))

Namun demikian, kata Cahyadi, karena kondisi rute balapan itu harus memenuhi standar internasional untuk sebuah balap sepeda yakni tak sekedar tanpa lubang, tetapi mulus-halus, pihaknya mengusulkan paket-paket tambahan penyempurnaan badan jalan ke Kementerian PU, dan alhamdulillah, Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR menyetujuinya.

"Saat ini sedang proses kontrak untuk tiga paket peningkatan jalan menggunakan dana APBN yakni dua paket antara Luwuk-Poso dan satu paket Poso-Tentena," ujarnya.

Sedangkan untuk ruas Palu-Donggala, yang di beberapa titik permukaan jalannya cukup kasar bahkan cenderung rusak karena tingginya lalulintas kendaraan berat pengangkut tambang galian C, juga akan segera ditangani menggunakan dana APBN lewat Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD).

TdCC II-2018 akan berlangsung 14-18 Oktober 2018 dan sampai saat ini, sudah terdaftar 21 tim balap sepeda dari 16 negara di dunia serta lima tim nasional.

Negara-negara yang akan mengirimkan timnya adalah Jepang, Vietnam, Filipina, Srilanka, Prancis, Tiongkok, Belanda, Jerman, Bahrain, Spanyol, Iran, Rusia, Hongkong, New Zealand, Australia dan Israel.

TDCC ini akan menempuh rute dari Kota Luwuk, Ibu Kota Kabupaten Banggai sampai Kota Palu yang terbagi dalam lima etape yakni Etape I Luwuk-Ampana (133 km), Etape II Ampana-Poso (163,1 km), Etape III Tentena (Poso) - Parigi (204,5 km), Etape IV Parigi-Sigi (111,7 km) dan Etape V Watatu (Donggala) - Kota Palu (127,7) km.

Baca juga: TDCC 2018 sudah terdaftar di UCI
 
Logo TdCC 2018 (Antaranews Sulteng/Istimewa) (Antaranews Sulteng/Istimewa/)
Pewarta :
Editor: Adha Nadjemudin
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar