Logo Header Antaranews Sulteng

20 Anak SD di AS Tewas Ditembaki Pemuda 20 Tahun

Minggu, 16 Desember 2012 14:26 WIB
Image Print
Keluarga korban penembakan Connecticut, AS, bersedih (reuters)

Newtown, Connecticut (antarasulteng.com) - Penghuni di komunitas kecil Newtown masih terguncang oleh penembakan massal paling buruk dalam sejarah Amerika Serikat, sementara polisi mencari jawaban mengenai apa motivasi seorang pemuda berusia 20 tahun membantai 20 anak yang masih duduk di sekolah dasar.

Penyerang yang diidentifikasi oleh penengak hukum sebagai Adam Lanza, yang juga pernah sekolah di SMA Newtown, mulai menembak pada Jumat pagi pada anak-anak berusia lima sampai 10 tahun di Sekolah Dasar Sandy Hook.

Dia membunuh 27 orang termasuk dia sendiri.

Polisi mengatakan bahwa orang dewasa lain juga ditemukan tewas di dekat tempat kejadian perkara. Media Amerika Serikat menduga tubuh itu adalah ibu sang penembak, Nancy Lanza.

Polisi negara bagian mengatakan, mereka berharap untuk mendapat informasi lebih banyak pada Sabtu pagi, termasik konfirmasi soal indentitas korban.

Lebih dari 12 jam setelah penembakan, posisi mulai memindahkan mayat-mayat dari sekolah dan mendatangkan para orang tua untuk melakukan indentifikasi, demikian stasiun televisi NBC News melaporkan.

Presiden Barack Obama, sambil menghapus air matanya saat siaran langsung sebagai simbol kedukaan rakyat Amerika, mengatakan, "Hati kita hancur."

Dia mendesak adanya "tindakan bermakna" untuk membatasi kekerasan bersenjata.

Tragedi pada musim liburan ini adalah penembakan kedua yang terjadi di Amerika Serikat dalam kurun satu minggu dan yang terbaru dari serial pembunuhan masal pada tahun ini.

Hampir bisa dipastikan peristiwa tersebut membangkitkan debat soal undang-undang kepemilikan senjata Amerika Serikat. (Ant/AFP)



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026