Bupati: cobaan paling berat bagi pemimpin adalah fitnah dan hoax

id Morut,bupati,lantik kades

Bupati Morowali Utara Ir Aptripel Tumimomor, MT (kiri) dan seorang Kades di Bungku Utara memperlihatkan pakta integritas usai pelantikan 4 kades di Kecamatan Soyo Jaya dan Bungku Utara. (Antaranews Sulteng/Humas Pemda Morut)

Kolonodale (ANTARA) - Dalam rangkaian kunjungan kerja ke desa-desa, Bupati Morowali Utara Ir Aptripel Tumimomor, MT tetap konsisten dan selalu ingin bertemu masyarakatnya untuk mengetahui permasalahan yang terjadi di semua desa.

Saat berkunjung ke Kecamatan Soyo Jaya dan Bungku Utara pekan lalu, bupati berdialog dengan masyarakat dan melantik kepala desa di dua kecamatan itu.

Sebelum melantik kades, bupati menyempatkan diri meninjau Pasar Sentral modern di Desa Lembah Sumara, Kecamatan Soyo Jaya.

Dalam amanatnya pada pelantikan kades, bupati meminta kades teprilih untuk merangkul semua warganya untuk bersama-sama memajukan desa masing-masing.

Menurut, jadi pemimpin itu tidak mudah, banyak cobaannya, dan yang paling berat bagi seorang pemimpin adalah menghadapi fitnah dan berita bohong alias hoa.

Ipe, panggilan akram Aptripel Tumimomor menghimbau kepada masyarakat agar tidak terpancing dengan isu-isu negatif, tetapi bersatu dan berpikir positif serta memberikan kontribusi yang baik demi kemajuan daerah.

"Kita harus optimistis bahwa daerah Morowali Utara ke depannya akan semakin baik dan maju," kata bupati lagi.
 
Bupati Morowali Ir Aptripel Tumimomor, MT (tengah) saat meninjau Pasar Modern di Desa Lembah Sumara, Kecamatan Soyo Jaya, Selasa (28/2). Pasar Sentral modern ini dibangun dengan dana APBD miliaran rupiah untuk meningkatkan ekonomi masyarakat pedesaan di Soyo jaya.

 
Pewarta :
Editor : Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar