IHSG Naik Tipis
Senin, 15 Juli 2013 17:05 WIB
(FOTO ANTARA/M Agung Rajasa)
Jakarta (antarasulteng.com) - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia
(BEI) pada awal pekan ditutup naik sebesar 2,62 poin atau 0,06 persen ke
posisi 4.635,73, didorong bursa saham kawasan Asia yang berada di area
positif.
Sementara indeks 45 saham unggulan (LQ45) menguat 0,24 poin (0,03 persen) ke level 777,90.
"IHSG ditutup menguat tipis setelah hampir sepanjang sesi perdagangan bergerak di area negatif. Menguatnya bursa regional menjadi katalis positif ditengah ancaman akan tingginya inflasi di dalam negeri," kata analis Panin Sekuritas, Purwoko Sartono di Jakarta, Senin.
Ia menambahkan pertumbuhan ekonomi China sebesar 7,5 persen diperkirakan menjadi penggerak bursa regional Asia setelah sebelumnya dilanda kekhawatiran bahwa pemerintah China akan melambatnya pertumbuhannya.
Selain itu, lanjut dia, salah satu sektor yang menjadi pendorong indeks BEI naik beberapa hari terakhir yakni kembali menguatnya sektor pertambangan.
Ia memproyeksikan IHSG BEI masih akan bergerak dalam volatilitas tinggi dengan kecenderungan menguat terbatas di kisaran 4.560-4.630 poin pada besok (Selasa, 16/7).
Transaksi perdagangan saham di BEI tercatat sebanyak 115.875 kali dengan volume mencapai 2,647 miliar lembar saham senilai Rp3,853 triliun. Saham yang mengalami kenaikan sebanyak 125, saham turun 139, dan yang tidak bergerak nilainya atau stagnan 98 saham.
Sementara indeks 45 saham unggulan (LQ45) menguat 0,24 poin (0,03 persen) ke level 777,90.
"IHSG ditutup menguat tipis setelah hampir sepanjang sesi perdagangan bergerak di area negatif. Menguatnya bursa regional menjadi katalis positif ditengah ancaman akan tingginya inflasi di dalam negeri," kata analis Panin Sekuritas, Purwoko Sartono di Jakarta, Senin.
Ia menambahkan pertumbuhan ekonomi China sebesar 7,5 persen diperkirakan menjadi penggerak bursa regional Asia setelah sebelumnya dilanda kekhawatiran bahwa pemerintah China akan melambatnya pertumbuhannya.
Selain itu, lanjut dia, salah satu sektor yang menjadi pendorong indeks BEI naik beberapa hari terakhir yakni kembali menguatnya sektor pertambangan.
Ia memproyeksikan IHSG BEI masih akan bergerak dalam volatilitas tinggi dengan kecenderungan menguat terbatas di kisaran 4.560-4.630 poin pada besok (Selasa, 16/7).
Transaksi perdagangan saham di BEI tercatat sebanyak 115.875 kali dengan volume mencapai 2,647 miliar lembar saham senilai Rp3,853 triliun. Saham yang mengalami kenaikan sebanyak 125, saham turun 139, dan yang tidak bergerak nilainya atau stagnan 98 saham.
Pewarta : Zubi Mahrofi
Editor : Riski Maruto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Ekonomi Keuangan
Lihat Juga
Pasokan beras di Palu masih lancar meskipun belum puncak panen padi
23 February 2020 18:36 WIB, 2020
SKK Migas bantu kapal ikan untuk nelayan Donggala, JOB-Tomori sumbang 3 kapal
21 February 2020 11:54 WIB, 2020
Citra Nuansa Elok investasikan Rp325 miliar bangun kembali Mall Tatura
21 February 2020 0:08 WIB, 2020
Presiden Jokowi ingin promosikan nikel Indonesia dalam Hanover Messe Jerman
17 February 2020 17:29 WIB, 2020