Palu (antarasulteng.com) - Jalur trans-Sulawesi menuju Kabupaten Tolitoli lewat wilayah Pantai Barat Donggala di Sulawesi Tengah yang sebelumnya sempat terputus akibat jembatan rusak, kini sudah kembali normal.
"Jalur itu sudah bisa dilewati kembali," kata Made Suartana, kata warga Desa Malonas, Kabupaten Donggala, Sabtu.
Ia mengatakan jalur tersebut sebelumnya tidak bisa dilewati karena jembatan yang ada di Kecamatan Sirenja rusak diterjang banjir pada Rabu (15/1) menyusul hujan lebat yang mengguyur hampir sebagian besar Wilayah Sulteng.
Pemerintah, katanya, telah membangun jembatan darurat agar akses jalan bisa dilewati.
Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Donggala Hepy Ramli Noor membenarkan PU telah berhasil membangun jembatan darurat untuk membuka kembali akses jalan yang putus akibat banjir.
Jalur trans-Sulawesi itu sudah kembali dilewati kendaraan sejak Jumat (17/1).
Pemkab Donggala juga telah menyalurkan berbagai bantuan kemanusiaan bagi para korban banjir yang ada di daerah itu.
Ia mengaku ada banyak desa, terutama di wilayah Pantai Barat Kabupaten Donggala sampai pada kecamatan yang berbatasan dengan Kabupaten Tolitoli dilanda banjir.
Rumah-rumah penduduk, kebun kakao dan areal sawah yang ada di sejumlah desa di Wilayah Pantai Barat Kabupaten Donggala hingga kini terendam banjir.
BPBD Kabupaten Donggala sejak terjadinya bencana itu langsung mendistribusikan bantuan berupa bahan makanan kepada korban.
Jalur Trans-pantai Barat Donggala Sudah Normal
Sabtu, 18 Januari 2014 9:02 WIB
Ilustrasi (Antaranews.com)
Pewarta : Anas Masa
Editor : Riski Maruto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Seputar Sulteng
Lihat Juga
LPKA Kelas II Palu dan Disdukcapil kolaborasi penuhi hak identitas anak binaan
08 May 2026 16:14 WIB
Sigi usulkan sebanyak 14 titik saluran irigasi untuk mendukung cetak sawah baru
07 May 2026 20:30 WIB