PLTA Sulewana Baru Suplai Daya 18 MW
Jumat, 9 Mei 2014 9:27 WIB
Kawasan PLTA Sulewana, Poso (ANTARANews)
Palu, (antarasulteng.com) - Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Sulewana Poso hingga kini baru mensuplai daya listrik untuk kebutuhan masyarakat Sulawesi Tengah sekitar 18 megawatt (MW).
"Suplai daya listrik sebesar itu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kota Tentena, Poso dan sebagian Parigi Moutong," kata General Manager PT PLN Sulawesi Utara, Tengah dan Gorontalo (Suluttenggo), Santoso Januwarsono via telepon dari Manado, Kamis.
Ia mengatakan sesuai kesepakatan dengan PLN, katanya PLTA Sulewana Poso-3 siap mengalokasikan sekitar 80 daya listrik yang dihasilkan PLTA satu-satunya di Provinsi Sulteng itu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di daerah ini.
Namun karena transmisi PLTA hingga kini belum juga rampung dikerjakan, maka untuk sementara pembangkit tersebut baru bisa mensuplai daya 18 MW.
"Tapi kalau pembangunan jaringan transmisi PLTA sudah selesai dikerjakan,dipastikan sisa dari daya yang dialokasikan dari PLTA Sulewana sudah bisa dialirkan sepenuhnya sesuai kebutuhan," katanya.
Menurut dia, jika tidak ada aral melintang Agustus 2014, pembangunan transmisi PLTA Sulewana Poso sudah rampung dan langsung mensuplai daya, termasuk ke Kota Palu dan kabupaten lainnya.
Mudah-mudahan saja pembangunan transmisi PLTA bisa selesai pada Agustus mendatang.
Januar mengaku Sulteng, termasuk Palu sebagai ibu kota provinsi hingga kini masih kekurangan daya listrik, meski sudah memiliki dua mesin PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uang) milik swasta.
PLTU Mpanau yang terletak di Desa Mpanau, Kecamatan Taweli, Palu berkapasitas 30MW itu selama ini sangat membantu PLN setempat.
Namun beberapa waktu lalu mengalami gangguan sehingga tidak ada jalan lain bagi PLN, kecuali kembali melakukan pemadaman bergilir.
Bahkan bukan hanya di Palu saja, tetapi kondisi sama juga terjadi saat ini di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo.(skd)
"Suplai daya listrik sebesar itu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kota Tentena, Poso dan sebagian Parigi Moutong," kata General Manager PT PLN Sulawesi Utara, Tengah dan Gorontalo (Suluttenggo), Santoso Januwarsono via telepon dari Manado, Kamis.
Ia mengatakan sesuai kesepakatan dengan PLN, katanya PLTA Sulewana Poso-3 siap mengalokasikan sekitar 80 daya listrik yang dihasilkan PLTA satu-satunya di Provinsi Sulteng itu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di daerah ini.
Namun karena transmisi PLTA hingga kini belum juga rampung dikerjakan, maka untuk sementara pembangkit tersebut baru bisa mensuplai daya 18 MW.
"Tapi kalau pembangunan jaringan transmisi PLTA sudah selesai dikerjakan,dipastikan sisa dari daya yang dialokasikan dari PLTA Sulewana sudah bisa dialirkan sepenuhnya sesuai kebutuhan," katanya.
Menurut dia, jika tidak ada aral melintang Agustus 2014, pembangunan transmisi PLTA Sulewana Poso sudah rampung dan langsung mensuplai daya, termasuk ke Kota Palu dan kabupaten lainnya.
Mudah-mudahan saja pembangunan transmisi PLTA bisa selesai pada Agustus mendatang.
Januar mengaku Sulteng, termasuk Palu sebagai ibu kota provinsi hingga kini masih kekurangan daya listrik, meski sudah memiliki dua mesin PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uang) milik swasta.
PLTU Mpanau yang terletak di Desa Mpanau, Kecamatan Taweli, Palu berkapasitas 30MW itu selama ini sangat membantu PLN setempat.
Namun beberapa waktu lalu mengalami gangguan sehingga tidak ada jalan lain bagi PLN, kecuali kembali melakukan pemadaman bergilir.
Bahkan bukan hanya di Palu saja, tetapi kondisi sama juga terjadi saat ini di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo.(skd)
Pewarta : Anas Masa
Editor : Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
DPRD Sulteng Kawal Keluhan Warga Desa Sulewana Terkait Aktivitas PT Poso Energi
17 September 2025 7:11 WIB
PLN mulai uji coba tegangan 150 Kv masuk ke Morowali Utara dari PLTA Sulewana
27 March 2025 8:31 WIB
PLTA Sulewana Poso Jadi Referensi Pengembangan Energi Baru Terbarukan
02 October 2021 19:20 WIB, 2021
Sejumlah Warga Desa Sulewana Poso tolak rencana PT Poso Energi gusur rumah warga.
27 November 2020 21:21 WIB, 2020
Puskesmas Sulewana raih akreditasi utama puskesmas termuda di Sulteng
27 February 2019 13:48 WIB, 2019