Kartu Indonesia Pintar Belum Diterapkan Di Palu
Kamis, 20 November 2014 6:40 WIB
Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS) diperlihatkan disela sosialisasi kartu tersebut, Makassar, Sulsel, Jumat (7/11). Secara bertahap pemerintah akan membagikan kepada 15,5 juta keluarga kurang mampu di seluruh Indonesia. Peluncuran tahap awal di
Palu, (antarasulteng.com) - Kartu Indonesia Pintar yang diluncurkan
Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu hingga saat ini belum
diterapkan di Kota Palu, Sulawesi Tengah, namun pemerintah setempat siap
melaksanakannya.
"Kita belum menerima petunjuk dari pusat, tapi kita sudah mulai perbarui data calon penerima kartu itu," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu M Sadly Lesnusa di Palu, Rabu.
Dia mengaku saat ini pihaknya berharap bisa memberikan Kartu Indonesia Pintar kepada pelajar miskin menyusul naiknya harga bahan bakar minyak.
Naiknya harga BBM itu diperkirakan akan diikuti kenaikan harga komoditas sekolah. "Jangan sampai ada masyarakat miskin yang tidak sekolah karena tidak punya uang," katanya.
Kartu Indonesia Pintar adalah identitas yang ditujukan kepada keluarga miskin dan rentan miskin yang ingin menyekolahkan anaknya yang berumur 7-18 tahun secara gratis.
Kartu tersebut nantinya juga akan menjangkau anak-anak yang berada di luar sekolah seperti anak jalanan, anak putus sekolah, yatim piatu, atau penyandang cacat.
Pada tahap pertama, Kartu Indonesia Pintar akan diterapkan di 18 kota dan kabupaten di Tanah Air, dengan sasaran 152.434 siswa di jenjang SD, SMP, SMA/SMK.
Daerah yang menerapkan Kartu Indonesia Pintar tersebut adalah Jembrana, Pandeglang, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utara, Cirebon, Bekasi, Kuningan, Semarang, Tegal, Banyuwangi, Surabaya, Balikpapan, Kupang, Mamuju Utara, dan Pematang Siantar.
Di Pulau Sulawesi sendiri baru satu daerah yang akan menerapkan kartu tersebut, yakni Mamuju Utara, Sulawesi Barat.
Sadly sendiri berharap Kartu Indonesia Pintar bisa segera diterapkan di Kota Palu agar tingkat pendidikan dan kesejahteraan masyarakat bisa ditingkatkan. (skd)
"Kita belum menerima petunjuk dari pusat, tapi kita sudah mulai perbarui data calon penerima kartu itu," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu M Sadly Lesnusa di Palu, Rabu.
Dia mengaku saat ini pihaknya berharap bisa memberikan Kartu Indonesia Pintar kepada pelajar miskin menyusul naiknya harga bahan bakar minyak.
Naiknya harga BBM itu diperkirakan akan diikuti kenaikan harga komoditas sekolah. "Jangan sampai ada masyarakat miskin yang tidak sekolah karena tidak punya uang," katanya.
Kartu Indonesia Pintar adalah identitas yang ditujukan kepada keluarga miskin dan rentan miskin yang ingin menyekolahkan anaknya yang berumur 7-18 tahun secara gratis.
Kartu tersebut nantinya juga akan menjangkau anak-anak yang berada di luar sekolah seperti anak jalanan, anak putus sekolah, yatim piatu, atau penyandang cacat.
Pada tahap pertama, Kartu Indonesia Pintar akan diterapkan di 18 kota dan kabupaten di Tanah Air, dengan sasaran 152.434 siswa di jenjang SD, SMP, SMA/SMK.
Daerah yang menerapkan Kartu Indonesia Pintar tersebut adalah Jembrana, Pandeglang, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utara, Cirebon, Bekasi, Kuningan, Semarang, Tegal, Banyuwangi, Surabaya, Balikpapan, Kupang, Mamuju Utara, dan Pematang Siantar.
Di Pulau Sulawesi sendiri baru satu daerah yang akan menerapkan kartu tersebut, yakni Mamuju Utara, Sulawesi Barat.
Sadly sendiri berharap Kartu Indonesia Pintar bisa segera diterapkan di Kota Palu agar tingkat pendidikan dan kesejahteraan masyarakat bisa ditingkatkan. (skd)
Pewarta : Riski Maruto
Editor : Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
UIN Datokarama Palu dan Hannah Asa Indonesia kembangkan kemampuan penerima KIP
08 November 2025 19:15 WIB
Rektor UIN Datokarama Palu: Jangan ada nepotisme pada seleksi penerima KIP Kuliah
23 September 2025 20:29 WIB
UIN Datokarama Palu ajak mahasiswa yang memenuhi syarat segera daftar seleksi KIP
03 September 2025 14:52 WIB
Gerindra jadi parpol paling informatif berdasarkan Anugerah KIP 2024
18 December 2024 6:41 WIB, 2024
Wabendum: Penghargaan Anugerah KIP bentuk Gerindra komit cegah korupsi
18 December 2024 6:40 WIB, 2024