Dispenda Sulbar Optimis Capai PAD Rp4,5 Miliar
Kamis, 4 Desember 2014 7:44 WIB
Ilustrasi (antaranews)
Mamuju, (antarasulteng.com)- Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Sulawesi Barat optimistis mampu meraih Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga 100 persen pada tahun 2014 sebanyak Rp4,5 miliar.
"Seluruh satuan kerja perangkat daerah di lingkup Pemprov Sulbar sebelumnya telah mendapat perintah agar menggali potensi yang bisa meningkatkan retribusi," kata Kepala Bidang Retribusi Dispenda Provinsi Sulbar Tanri Adjeng di Mamuju, Kamis.
Dia mengatakan seluruh SKPD telah menyatakan bekerja keras meningkatkan retribusi dengan memanfaatkan segala potensi agar PAD Sulbar dapat ditingkatkan.
Menurut dia, dengan kerja keras maka penerimaan retribusi yang ditargetkan sebesar Rp4.5 miliar pada tahun 2014 dapat dicapai.
Ajeng mengatakan jumlah retribusi yang akan dicapai 2014 dianggap rendah sehingga pada tahun 2015 akan berupaya untuk dimaksimalkan dengan menggali potensi PAD.
"Target retribusi tahun 2014 turun sebesar Rp2 miliar, dibandingkan retribusi tahun 2013, sehingga akan terus digali potensi yang bisa meningkatkan retribusi, pada 2015 dan itu akan dilakukan dengan kerja keras" katanya.
Ia mengatakan rendahnya target retribusi pada 2014 yang dipungut di Sulbar karena tidak semua objek retribusi yang dipungut ditahun sebelumnya dipungut lagi pada tahun berikutnya.
"Seperti contoh pada retribusi perizinan tertentu pada angkutan kendaraan tidak lagi dipungut pemerintah, sehingga retribusi tidak akan signifikan menambah pendapatan asli daerah (PAD) di Sulbar," katanya.(skd)
"Seluruh satuan kerja perangkat daerah di lingkup Pemprov Sulbar sebelumnya telah mendapat perintah agar menggali potensi yang bisa meningkatkan retribusi," kata Kepala Bidang Retribusi Dispenda Provinsi Sulbar Tanri Adjeng di Mamuju, Kamis.
Dia mengatakan seluruh SKPD telah menyatakan bekerja keras meningkatkan retribusi dengan memanfaatkan segala potensi agar PAD Sulbar dapat ditingkatkan.
Menurut dia, dengan kerja keras maka penerimaan retribusi yang ditargetkan sebesar Rp4.5 miliar pada tahun 2014 dapat dicapai.
Ajeng mengatakan jumlah retribusi yang akan dicapai 2014 dianggap rendah sehingga pada tahun 2015 akan berupaya untuk dimaksimalkan dengan menggali potensi PAD.
"Target retribusi tahun 2014 turun sebesar Rp2 miliar, dibandingkan retribusi tahun 2013, sehingga akan terus digali potensi yang bisa meningkatkan retribusi, pada 2015 dan itu akan dilakukan dengan kerja keras" katanya.
Ia mengatakan rendahnya target retribusi pada 2014 yang dipungut di Sulbar karena tidak semua objek retribusi yang dipungut ditahun sebelumnya dipungut lagi pada tahun berikutnya.
"Seperti contoh pada retribusi perizinan tertentu pada angkutan kendaraan tidak lagi dipungut pemerintah, sehingga retribusi tidak akan signifikan menambah pendapatan asli daerah (PAD) di Sulbar," katanya.(skd)
Pewarta : M Faisal Hanapi
Editor : Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Astra Agro dan CPOPC dorong petani sawit mandiri terapkan praktik berkelanjutan
28 April 2026 11:45 WIB
Keluarga Hijrah korban pembunuhan di Sulbar minta pelaku dihukum berat
30 September 2025 10:53 WIB, 2025
Terpopuler - Ekonomi Keuangan
Lihat Juga
Pasokan beras di Palu masih lancar meskipun belum puncak panen padi
23 February 2020 18:36 WIB, 2020
SKK Migas bantu kapal ikan untuk nelayan Donggala, JOB-Tomori sumbang 3 kapal
21 February 2020 11:54 WIB, 2020
Citra Nuansa Elok investasikan Rp325 miliar bangun kembali Mall Tatura
21 February 2020 0:08 WIB, 2020
Presiden Jokowi ingin promosikan nikel Indonesia dalam Hanover Messe Jerman
17 February 2020 17:29 WIB, 2020