Paslon Hadianto-Wiwik Pilih Doa Bersama
Jumat, 4 Desember 2015 5:45 WIB
Hardianto-Wiwik (fb)
Palu, (antarasulteng.com) - Pasangan calon Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid/Wiwik (Hadi-Wiwik) dipastikan tidak menggelar kampanye terbuka, tetapi memilih melaksanakan doa bersama pada 5 Desember 2015.
"Kita hanya gelar doa bersama dipusatkan di kawasan obyek wisata Taipa Beach Palu,"kata Nitoy Fredy, Kamis.
Ia mengatakan doa bersama itu diperkirakan dihadiri sekitar 10.000 orang yang terdiri para simpatisan dan pengurus serta tim pemenangan dari masing-masing partai politik pendukung pasangan calon wali kota/wakil wali kota.
Menurut dia, kegiatan tersebut dinilai lebih efektif dan bermanfaat besar ketimbang kampanye terbuka.
Doa bersama melibatkan semua pendukung dari masing-masing agama baik muslim, kristen, khatolik, budha, hindu dan konfuchu.
"Kita berkumpul di satu lokasi untuk berdoa bersama agar dimudahkan Tuhan langka dan jalan kedua pasangan calon wali kota itu mengikuti pilkada pada 9 Desember 2015," kata Nitoy Fredy yang mantan anggota DPRD Kota Palu.
Dalam kegiatan tersebut juga beberapa pokok doa antara lain agar semua warga yang telah memiliki hak memilik diberi kekuatan dan kesehatan untuk pergi ke tempat pemungutan suara (TPS) pada hari pelaksana pilkada serentak.
Juga meminta agar Tuhan memberikan keamanan sehingga pelaksanaan pilkada gubernur,bupati dan wali kota berjalan aman dan lancar.
Sementara Ketua KPU Palu, Marwan P Angku mengatakan pilkada gubernur hanya diikuti dua pasangan calon dan wali kota empat pasangan calon.
Calon Wali Kota Palu meliputi pasangan calon Hidayat/Sigit Purnomo Said (1), Hadianto/Wiwik (2), habsa Yanti Ponulele/Thamrin Samauna (3) dan Mulhanan Tombolotutu/Tahmidy Lasahido (4).
Sedangkan pasangan calon gubernur terdiri Rusdi Mastura/Ihwan Datu Adam (1) dan Longki Djanggola/H Sudarto (2).
Jumlah TPS pilkada gubernur dan wali kota di Palu sebanyak 621 tersebar di 45 kelurahan dari delapan kecamatan.
Daftar Pemilih tetap (DPT) ditetapkan KPU Palu sebanyak 238.280 orang.
"Kita hanya gelar doa bersama dipusatkan di kawasan obyek wisata Taipa Beach Palu,"kata Nitoy Fredy, Kamis.
Ia mengatakan doa bersama itu diperkirakan dihadiri sekitar 10.000 orang yang terdiri para simpatisan dan pengurus serta tim pemenangan dari masing-masing partai politik pendukung pasangan calon wali kota/wakil wali kota.
Menurut dia, kegiatan tersebut dinilai lebih efektif dan bermanfaat besar ketimbang kampanye terbuka.
Doa bersama melibatkan semua pendukung dari masing-masing agama baik muslim, kristen, khatolik, budha, hindu dan konfuchu.
"Kita berkumpul di satu lokasi untuk berdoa bersama agar dimudahkan Tuhan langka dan jalan kedua pasangan calon wali kota itu mengikuti pilkada pada 9 Desember 2015," kata Nitoy Fredy yang mantan anggota DPRD Kota Palu.
Dalam kegiatan tersebut juga beberapa pokok doa antara lain agar semua warga yang telah memiliki hak memilik diberi kekuatan dan kesehatan untuk pergi ke tempat pemungutan suara (TPS) pada hari pelaksana pilkada serentak.
Juga meminta agar Tuhan memberikan keamanan sehingga pelaksanaan pilkada gubernur,bupati dan wali kota berjalan aman dan lancar.
Sementara Ketua KPU Palu, Marwan P Angku mengatakan pilkada gubernur hanya diikuti dua pasangan calon dan wali kota empat pasangan calon.
Calon Wali Kota Palu meliputi pasangan calon Hidayat/Sigit Purnomo Said (1), Hadianto/Wiwik (2), habsa Yanti Ponulele/Thamrin Samauna (3) dan Mulhanan Tombolotutu/Tahmidy Lasahido (4).
Sedangkan pasangan calon gubernur terdiri Rusdi Mastura/Ihwan Datu Adam (1) dan Longki Djanggola/H Sudarto (2).
Jumlah TPS pilkada gubernur dan wali kota di Palu sebanyak 621 tersebar di 45 kelurahan dari delapan kecamatan.
Daftar Pemilih tetap (DPT) ditetapkan KPU Palu sebanyak 238.280 orang.
Pewarta : Anas Masa
Editor : Rolex Malaha
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bawaslu Kabupaten Sigi: Pentingnya penguatan kelembagaan tangani pelanggaran
06 September 2025 19:28 WIB