drg Romi diangkat menjadi CPNS di RSUD
Selasa, 6 Agustus 2019 7:06 WIB
drg Romi Syofpa Ismael memasuki lift seusai bertemu dengan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko di Gedung Binagraha, Jakarta, Kamis (1/8/2019). ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/foc (ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO A)
Jakarta (ANTARA) - Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria mengatakan drg Romi Syofpa Ismael direncanakan diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan di tempatkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).
"Rencana kami mau mendaftarkan di RSUD karena berada di pusat kota dan ramai, sehingga memudahkan drg Romi untuk beraktivitas," ungkap Muzni usai menghadap Menteri PANRB Syafruddin, di Jakarta, Senin, demikian dikutip dari laman Kementerian PANRB.
Nantinya, Romi akan mengisi satu formasi khusus bagi penyandang disabilitas.
Baca juga: Rieke dampingi drg Romy mengadu penganuliran kelulusan CPNS ke Mendagri
"Kami sudah mengantarkan langsung berkas Romi ke MenPANRB dan selanjutnya berkoordinasi ke BKN untuk pengangkatannya," ujar Muzni.
Muzni bersama anggota Komisi VIII DPR F-PDIP, Rieke Diah Pitaloka mendatangi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) untuk menyelesaikan polemik drg Romi Syofpa Ismael.
Polemik terjadi ketika Romi dianulir kelulusannya sebagai CPNS di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat dengan alasan mengalami kendala kesehatan lewat pengumuman yang dikeluarkan Bupati Solok Selatan Nomor: 800/62/III/BKPSDM-2019 tertanggal 18 Maret 2019.
Pengumuman tersebut menyebutkan dua orang peserta seleksi CPNS 2018 di Solok Selatan, dibatalkan hasil seleksi dan dinyatakan tidak memenuhi persyaratan pada formasi umum CPNS 2018.
Sebelumnya, drg Romi didampingi Rieke Diah Pitaloka juga telah menemui Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo terkait persoalan tersebut.
"Rencana kami mau mendaftarkan di RSUD karena berada di pusat kota dan ramai, sehingga memudahkan drg Romi untuk beraktivitas," ungkap Muzni usai menghadap Menteri PANRB Syafruddin, di Jakarta, Senin, demikian dikutip dari laman Kementerian PANRB.
Nantinya, Romi akan mengisi satu formasi khusus bagi penyandang disabilitas.
Baca juga: Rieke dampingi drg Romy mengadu penganuliran kelulusan CPNS ke Mendagri
"Kami sudah mengantarkan langsung berkas Romi ke MenPANRB dan selanjutnya berkoordinasi ke BKN untuk pengangkatannya," ujar Muzni.
Muzni bersama anggota Komisi VIII DPR F-PDIP, Rieke Diah Pitaloka mendatangi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) untuk menyelesaikan polemik drg Romi Syofpa Ismael.
Polemik terjadi ketika Romi dianulir kelulusannya sebagai CPNS di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat dengan alasan mengalami kendala kesehatan lewat pengumuman yang dikeluarkan Bupati Solok Selatan Nomor: 800/62/III/BKPSDM-2019 tertanggal 18 Maret 2019.
Pengumuman tersebut menyebutkan dua orang peserta seleksi CPNS 2018 di Solok Selatan, dibatalkan hasil seleksi dan dinyatakan tidak memenuhi persyaratan pada formasi umum CPNS 2018.
Sebelumnya, drg Romi didampingi Rieke Diah Pitaloka juga telah menemui Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo terkait persoalan tersebut.
Pewarta : M Arief Iskandar
Editor : Sukardi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Rieke dampingi drg Romy mengadu penganuliran kelulusan CPNS ke Mendagri
31 July 2019 14:23 WIB, 2019
Terpopuler - Seputar Sulteng
Lihat Juga
LPKA Kelas II Palu dan Disdukcapil kolaborasi penuhi hak identitas anak binaan
08 May 2026 16:14 WIB
Sigi usulkan sebanyak 14 titik saluran irigasi untuk mendukung cetak sawah baru
07 May 2026 20:30 WIB