
KPU: Partisipasi pemilih pada Pilkada Palu dan Sulteng harus tinggi

Palu (ANTARA) - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Viryan Azis mengharapkan partisipasi pemilih pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di kota dan kabupaten serta provinsi di Sulawesi Tengah harus tinggi meskipun di tengah pandemi COVID-19.
"Tingkat partisipasi pemilih harus tinggi, apalagi partisipasi pemilih pada pemilihan umum (pemilu) di Provinsi Sulteng 2019 merupakan salah satu yang tertinggi di Indonesia," katanya saat membuka lomba mural dalam rangka memperingati HUT RI ke-75 yang dilaksanakan KPU Kota Palu di Universitas Alkhairaat, Minggu.
Salah satu caranya, lanjut dia, dengan mengadakan berbagai kegiatan alternatif yang inovatif dengan melibatkan berbagai komponen masyaralat termasuk kalangan milenial kemudian diviralkan dengan tujuan mensosialisasikan dan mengkampanyekan serta mengajak pemilih untuk berpartisipasi dalam pilkada serentak 9 Desember nanti.
Ia yakin cara tersebut efektif untuk menjaga dan meningkatkan partisipasi pemilih di tengah pandemi COVID-19.
Namun ia juga mengingatkan sosialisasi dan kampanye tersebut harus berisi ajakan kepada masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 saat menggunakan hak pilihnya.
"Untuk mencapai itu adakan berbagai kegiatan seperti ajang lomba mural yang diadakan KPU Palu hari ini. Nanti disebarluaskan ke media sosial dan diviralkan. Jangan lupa sosialisasikan dan kampanyekan protokol kesetanan yakni menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan," ucapnya.
Pada pemilu 2019 tongkat partisipasi pemilih di Sulteng mencapai 83, 90 persen dan khusus Kota Palu sekitar 86 persen. Angka tersebut di atas target yang ditetapkan KPU RI yakni 77,5 persen
Sementara itu Ketua KPU Kota Palu Agussalim Wahid mengatakan kegiatan lomba mural tersebut merupakan bentuk sosialisasi dan ajakan kepada pemilih di ibu kota Provinsi Sulteng itu agar tidak golput saat pilkada pada Desember mendatang.
"Saya mengajak warga Kota Palu untuk menggunakan hak pilihnya pada 9 Desember 2020 nanti karena pilihan anda akan menentukan nasib Kota Palu di bawah kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palu serta Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng terpilih lima tahun ke depan," ucapnya.
Pewarta : Muhammad Arshandi
Editor:
Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
