
Aktivitas Mendaki Gunung Rorekantimbu Masih Tutup

Yang menutup bukan kami. Jadi kami menunggu saja
Palu, (antarasulteng.com) - Aktivitas mendaki di Gunung Rorekatimbu, Kawasan Taman Nasional Lore Lindu, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, hingga kini masih ditutup demi keamanan dan keselamatan masyarakat pecinta olahraga alam.
"Yang menutup bukan kami. Jadi kami menunggu saja," kata Bustang, pejabat Kepala Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu (TNNL) Palu, Senin.
Ia mengatakan sejak dua tahun terakhir ini tidak ada lagi kegiatan mendaki gunung karena ditutup oleh aparat keamanan terkait perburuan tetoris pimpinan Santoso.
Karena operasi Tinombala masih berlanjut meski Santoso dan beberapa pengikutnya sudah tewas, kata Bustang, namun khusus untuk pendakian Gunung Rorekamtimbu sampai sekarang ini masih ditutup.
Menurut dia, jika ada masyarakat yang tetap mendaki berarti itu bukan lagi menjadi tanggung jawab dari pihak TNLL.
Itu sudah menjadi tanggungjawab mereka sendiri, karena pada dasarnya aktivitas mendaki gunung sampai sekarang ini belum diperbolehkan.
"Kami hanya menunggu saja. Kalau operasi Tinombala sudah selesai, pasti aktivitas mendaki di Gunung Rorekantimbu akan di buka kembali," kata Bustang.
Dia mengaku bahwa aktivitas mendaki di Rorekantimbu cukup ramai sebelum ditutup karena operasi Tinombala, terutama pada hari libur akhir pekan (Sabtu dan Minggu).
Selama ditutup, para penggemar olahraga pecinta alam tersebut terpaksa hanya berkemah di lokasi obyek wisata Danau Tambing.
Mereka selama ini hanya menikmati suasana alam yang masih asli, sambil memancing ikan di danau dan menyaksikan burung-burung bernyanyi.
Danau Tambing berada di atas ketinggian sekitar 1.700 dari permukaan laut. Lokasinya terletak dijalur jalan provinsi Palu-Napu yang ramai dilewati kendaraan sepeda motor dan mobil.
Bahkan para pengendara yang melintas biasanya singgah di lokasi obyek wisata itu dan kemudian melanjutkan perjalanan menuju menuju Palu atau Napu.
Pewarta : Anas Masa
Editor:
Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2026
