Logo Header Antaranews Sulteng

Puskepi: Satgas RAFI langkah strategis jaga distribusi BBM selama mudik lebaran

Minggu, 8 Maret 2026 17:05 WIB
Image Print
Direktur PUSKEPI Sofyano Zakaria (ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi)

Palu (ANTARA) - Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Sofyano Zakaria menyebutkan bahwa pembentukan Satuan Tugas Ramadhan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) oleh Pertamina, merupakan langkah strategis yang selama puluhan tahun telah terbukti membantu menjaga kelancaran distribusi bahan bakar minyak (BBM) di seluruh Indonesia.

"Tentunya kesiapan pasokan energi menjadi salah satu faktor penting untuk memastikan perjalanan masyarakat berjalan lancar," kata Sofyano melalui keterangan tertulisnya diterima di Palu, Minggu.

Ia mengemukakan Satgas RAFI bukanlah program baru melainkan inisiatif ini telah dijalankan Pertamina secara konsisten dari tahun ke tahun.

"Jadi Satgas ini sudah memiliki pengalaman panjang dalam mengantisipasi lonjakan konsumsi energi selama periode mudik dan libur Lebaran," ucapnya.

Ia menuturkan melalui satgas tersebut, pertamina dapat melakukan pemantauan distribusi BBM secara intensif, menyiapkan tambahan stok di berbagai wilayah, serta memastikan operasional SPBU tetap berjalan optimal selama masa libur panjang.

"Pengalaman panjang Satgas RAFI menunjukkan bahwa sistem pengamanan pasokan energi selama masa mudik telah dirancang dengan baik, sehingga Pertamina bersama berbagai pihak terkait biasanya melakukan pemetaan wilayah dengan potensi lonjakan konsumsi, khususnya di jalur utama mudik, jalan tol, serta daerah tujuan wisata dan kampung halaman masyarakat," sebutnya.

Menurut dia, masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik juga diimbau untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik.

"Salah satu langkah sederhana namun penting adalah memastikan kendaraan dalam kondisi prima dan mengisi BBM sebelum memasuki jalur perjalanan panjang atau wilayah yang memiliki jarak antar SPBU cukup jauh. Pemudik juga dianjurkan untuk tidak menunggu tangki bahan bakar hingga benar-benar kosong sebelum mengisi kembali," kata dia.

Sofyano menyebutkan pentingnya peran para pengusaha dan operator SPBU juga sangat penting dalam mendukung kelancaran arus mudik.

"Perencanaan perjalanan menjadi kunci. Pemudik sebaiknya memantau rute perjalanan, mengetahui lokasi SPBU di sepanjang jalur mudik, serta mengisi BBM ketika kesempatan tersedia, terutama di daerah yang ramai dilalui kendaraan. Kemudian para pengelola SPBU diharapkan dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, menjaga ketersediaan stok BBM, serta memastikan fasilitas SPBU seperti area pengisian, toilet, musolah yang bersih terawat dan tempat istirahat tetap bersih dan nyaman bagi para pemudik," ujarnya.

Ia menjelaskan ke depan perlu adanya koordinasi yang baik antara Pertamina melalui Satgas RAFI, para pengusaha SPBU, serta kesiapan masyarakat dalam merencanakan perjalanan, diharapkan arus mudik Ramadhan dan Lebaran tahun ini dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat Indonesia.

“SPBU pada masa mudik bukan hanya tempat pengisian bahan bakar, tetapi juga menjadi titik layanan publik bagi masyarakat yang sedang melakukan perjalanan jauh. Sehingga pelayanan yang ramah, cepat, dan tertib akan sangat membantu kenyamanan para pemudik," tuturnya.



Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026