Logo Header Antaranews Sulteng

Playoff MPL Indonesia S17 digelar di Jakarta International Velodrome

Jumat, 24 April 2026 13:02 WIB
Image Print
Head of ID Esports Business Development Moonton Games Martinus H. Manurung menyampaikan pengumuman playoff MPL Indonesia Season 17 di MPL Arena, Jakarta, Jumat (24/4/2026). ANTARA/Arindra Meodia

Jakarta (ANTARA) - Babak playoff MPL Indonesia Season 17 akan berlangsung pada 10–14 Juni 2026 di Jakarta International Velodrome, menghadirkan konsep penyelenggaraan yang lebih megah dengan peningkatan pengalaman menonton bagi penggemar esports di tanah air.

Dalam pengumumannya, Head of ID Esports Business Development Moonton Games Martinus H. Manurung mengatakan pemilihan Jakarta International Velodrome sebagai lokasi playoff didasarkan pada sejumlah pertimbangan strategis, termasuk aksesibilitas transportasi dan kedekatannya dengan komunitas anak muda.

"Jakarta International Velodrome ini salah satu tempat paling strategis dengan akses LRT, TransJakarta, dan berbagai moda transportasi lainnya. Selain itu, kawasan ini juga menjadi pusat aktivitas anak muda dan komunitas esports," kata Martinus dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat.

Ia mengatakan komitmen untuk menghadirkan pengalaman terbaik bagi penggemar menjadi fokus utama penyelenggara, baik melalui siaran daring maupun penyelenggaraan luring.

"Di venue ini kami menyiapkan panggung dan pengalaman menonton yang jauh lebih baik dari sebelumnya, dengan layout seating yang megah dan inovatif. Penonton akan merasakan kedekatan emosional dan ketegangan pertandingan yang jauh lebih nyata," ujar Martinus.

Sebagai bagian dari inovasi, MPL Indonesia Season 17 juga memperkenalkan kategori tiket baru berupa VIP pass. Tiket ini menawarkan posisi tempat duduk yang lebih nyaman dan strategis, serta dilengkapi dengan merchandise eksklusif untuk meningkatkan pengalaman penonton.

Tiket playoff dijual mulai dari Rp90.000 untuk kelas Legends dan Rp110.000 untuk kelas Mythic. Penjualan tiket dijadwalkan mulai 2 Mei 2026 pukul 14.00 WIB, bertepatan dengan pekan keenam babak regular season.

"Biasanya tiket, terutama grand final, habis dalam waktu kurang dari lima menit, sehingga kami mengimbau penggemar untuk segera melakukan pembelian," ujar Martinus.

Selain pertandingan utama, rangkaian acara juga akan dimeriahkan oleh MPL ID Festival yang terbuka gratis untuk masyarakat umum. Festival ini menghadirkan berbagai aktivitas hiburan dan interaksi komunitas esports.

Sementara itu, Direktur Bisnis dan Operasional Jakpro Adi Adnyana menyatakan kesiapan pihaknya dalam mendukung penyelenggaraan playoff MPL Indonesia Season 17 di Velodrome.

"Industri esports bergerak maju dan memiliki nilai ekonomi yang signifikan, bahkan mencapai puluhan triliun rupiah. Ini bukan hanya tentang esports, tetapi juga bagaimana kita menggerakkan ekosistem yang lebih luas, termasuk transportasi, UMKM, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya," kata Adi.

Menurut dia, penyelenggaraan ajang seperti MPL juga menjadi momentum untuk mendorong kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan layanan transportasi publik dan pelaku usaha kecil menengah, guna memperkuat dampak ekonomi dari kegiatan tersebut.

Dukungan juga datang dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta Zuhud Pana Graha menilai penyelenggaraan playoff MPL di Velodrome mencerminkan perkembangan esports sebagai bagian dari industri olahraga yang semakin diakui.

"Ini membuktikan bahwa kita membangun ekosistem olahraga, tidak hanya untuk prestasi tetapi juga untuk industri. Kami siap mendukung, termasuk melibatkan UMKM agar dapat tumbuh bersama," ujar Zuhud.

Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah terus mendorong pemanfaatan ajang olahraga untuk memperkuat ekonomi kreatif dan meningkatkan partisipasi masyarakat.

Penyelenggaraan playoff MPL Indonesia Season 17 di Jakarta International Velodrome juga menjadi bagian dari rangkaian menuju perayaan 500 tahun Kota Jakarta, sekaligus memperkuat posisi ibu kota sebagai tuan rumah berbagai kegiatan berskala global.




Pewarta :
Editor: Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026