
Pemkab Banggai dan Baznas perkuat sinergi optimalkan pengelolaan zakat

Palu (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) setempat memperkuat sinergi dalam mengoptimalkan pengumpulan dan pengelolaan zakat, infak, sedekah (ZIS), serta dana sosial keagamaan lainnya.
Staf Ahli Bupati Banggai Bidang Sumber Daya Manusia dan Kesejahteraan Rakyat Banggai Yulfia Mangendre, dalam keterangannya di Palu, Selasa, mengatakan zakat memiliki potensi besar dalam mendukung pembangunan daerah dan pemberdayaan masyarakat apabila dikelola secara baik dan profesional.
Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Banggai untuk terus mendukung Baznas sebagai mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Sinergi antara pemda, Baznas, Unit Pengumpul Zakat (UPZ), dunia usaha, dan perbankan harus terus diperkuat agar pengelolaan zakat, infak, sedekah dapat berjalan optimal dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Melalui rapat koordinasi UPZ se-Kabupaten Banggai, kata dia, pemerintah daerah berharap seluruh UPZ dapat meningkatkan kapasitas, integritas, dan kualitas pelayanan melalui pengelolaan zakat yang transparan, tertib administrasi, serta dapat dipertanggungjawabkan.
Sementara itu, Ketua Baznas Banggai Asri Abasa mengatakan rapat koordinasi tersebut menjadi wadah untuk mengevaluasi kinerja UPZ sekaligus memperkuat sinergisitas dalam pengelolaan dana zakat di daerah.
Ia juga menyebut target pengumpulan zakat di Kabupaten Banggai pada 2026 sebesar Rp1,4 miliar.
“Dari bulan Januari sampai dengan Mei baru terkumpul sekitar Rp412 juta,” ujarnya.
Asri juga menyampaikan bahwa hingga Mei 2026 Baznas Banggai telah menyalurkan dana ZIS melalui sejumlah program dengan total mencapai Rp239.022.600.
Pewarta : Nur Amalia Amir
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
