
Sigi perkuat kolaborasi guna transformasi posyandu

Sigi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng) memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor dalam peningkatan transformasi posyandu enam bidang standar minimal pelayanan (SPM) di daerah tersebut.
"Jadi memang harus adanya transformasi posyandu sebagai pusat pelayanan masyarakat yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan di Kabupaten Sigi," kata Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae di Sigi, Rabu.
Ia mengemukakan transformasi pos pelayanan terpadu (posyandu) bagian dari upaya pemerintah daerah memperluas fungsi posyandu yang selama ini identik dengan pelayanan kesehatan ibu dan anak.
"Harapannya posyandu di Kabupaten Sigi bisa menjadi wadah pelayanan masyarakat yang mendukung pemenuhan enam bidang SPM sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat," ucapnya.
Ia menuturkan seluruh lintas sektor terdiri atas pemerintah daerah, tenaga kesehatan, organisasi mitra, serta pemangku kepentingan lainnya berkomitmen dalam memperkuat pelayanan dasar hingga tingkat desa dan kelurahan.
"Ke depan semua pihak ini bisa dapat mengambil peran aktif dalam mendukung penguatan posyandu sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat dan mampu meningkatkan kualitas pelayanan," katanya.
Rizal menilai kolaborasi lintas sektor kunci utama keberhasilan transformasi yang sedang dijalankan saat ini.
"Melalui transformasi posyandu ini ke depan semakin memperluas akses masyarakat terhadap layanan dasar serta mendorong terciptanya masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera," kata dia.
Saat ini jumlah kader posyandu di Kabupaten Sigi mencapai 1.863 orang dengan total 19 puskesmas tersebar di 16 kecamatan.
Pewarta : Moh Salam
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
