
Donggala dorong orang tua aktif bawa anaknya ke Posyandu

Donggala (ANTARA) - Bupati Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) Vera Elena Laruni mendorong seluruh orang tua untuk ikut berperan aktif dalam membawa anak-anaknya ke pos pelayanan terpadu (Posyandu) setiap bulannya.
"Jadi membawa anak ke posyandu ini penting guna memantau tumbuh kembang anak sejak usia dini," kata Vera saat ditemui awak media di Loli Tasiburi, Donggala, Minggu.
Ia mengemukakan posyandu memiliki peran penting dalam memantau pertumbuhan dan perkembangan anak.
Menurut dia, anak-anak merupakan aset di masa mendatang sebagai generasi penerus pembangunan di daerah tersebut.
"Tentunya anak-anak ini adalah masa depan kita. Jika sejak dini mereka sehat, rajin belajar, dan tumbuh dengan baik, maka Donggala akan memiliki generasi yang kuat dan berkualitas," ucapnya.
Ia menuturkan pemantauan kesehatan dan tumbuh kembang anak secara rutin merupakan investasi dalam mewujudkan generasi emas Donggala yang sehat, cerdas, aktif, dan kreatif.
"Anak sehat hari ini adalah Donggala hebat di masa depan," sebutnya.
Vera juga menyebutkan khusus untuk bayi dan balita wajib diberikan vaksin polio sebagai bagian dari upaya pencegahan penyakit serta mendukung peningkatan kesehatan anak.
"Kami juga memberikan makanan tambahan kepada balita di Banawa khususnya Desa Loli Tasiburi yang mengalami gizi kurang guna membantu memenuhi kebutuhan nutrisi mereka," kata dia.
Posyandu memiliki fungsi utama dalam mencegah stunting seperti pemantauan pertumbuhan anak melalui penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan.
"Melalui posyandu nantinya dapat mendeteksi dini anak-anak yang berisiko mengalami stunting sehingga intervensi dapat dilakukan dengan cepat dan tepat," ujarnya.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Donggala bahwa target prevalensi stunting di daerah tersebut pada 2026 ditetapkan 24,3 persen.
Pewarta : Moh Salam
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
