Jenderal Gatot Nurmantyo: Ada masalah, tanya ulama

id gatot

Jenderal Gatot Nurmantyo: Ada masalah, tanya ulama

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo (kanan) disambut hangat Gubernur Sulawesi Tengah Drs H Logki Djanggola, MSi di Bandara Mutiara Sis Aldjufri Palu, Jumat (23/3) malam. (Antaranews Sulteng/Djafar GB)

Jenderal Gatot: ulama bisa memberikan jawaban yang tepat...
Sigi (Antaranews Sulteng) - Mantan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa masyarakat harus membiasakan diri untuk bertanya kepada para ulama bila menemukan masalah dalam lingkungannya.

"Bertanyalah kepada ulama, mereka bisa memberikan jawaban yang tepat. Bertanyalah kepada ulama," katanya saat menyampaikan sambutan pada Haul Habib Muhammad Bin Idrus Bin Salim Aljufri III di Desa Kota Rindau, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Sabtu.

Jenderal Gatot mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak terburu-terburu dan mengambil tindakan ketika merespon suatu problem yang terjadi di tengah masyarakat.
 
. Ketua Majelis Ulama Indonesia Kota Palu Prof Dr H Zainal Abidin MAg menyambut Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo (Foto: Humas/Muhammad Hajiji) (Foto: Humas/Muhammad Hajiji/)

"Ada ulama yang bisa memberikan solusi, saran, pencerahan kepada masyarakat," ujarnya dan menekankan bahwa ulama berperan penting dalam pembinaan umat dan masyarakat dalam merawat persatuan dan kesatuan dalam bingkai NKRI.

"Selagi masih ada ulama, Insya Allah kita tetap aman dan bersatu," katanya menambahkan.

Ia juga menghimbau masyarakat di Kabupaten Sigi, untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Jenderal Gatot yang mengenakan kemeja berwarna putih dan kopiah hitam, saat tiba di lokasi haul, disambut tokoh pemuda, perempuan, masyarakat, tokoh agama dan para ulama seperti Habib M Ali Aljufri dan Prof Dr H Zainal Abidin MAg serta Kepala Kanwil Kementerian Agama Sulawesi Tengah Abdullah Latopada.

Habib Shaleh Aljufri mengatakan Haul Habib Muhammad, tidak hanya semata-mata mengenang tokoh agama tersebut melainkan dirangkaikan dengan kegiatan sosial yaitu pemberian bantuan perlengkapan fardu kifayah/kain kafan sebanyak 50 lemar.

Baca juga: Habib Saggaf : Alkhairaat Pertahankan NKRI

Habib Muhammad Bin Idrus Bin Salim Aljufri merupakan anak dari Habib Idrus Bin Salim Aljufri. Habib Idrus Bin Salim Aljufri merupkan salah satu keturunan dari Nabi Muhammad SAW, yang dikenal oleh masyarakat Sulawesi Tengah dengan sapaan `Guru Tua`.

Guru Tua merupakan salah satu pembawa Islam di Tanah Kaili, Sulawesi Tengah. Ia mendirikan pusat pendidikan Islam bernama Alkhairaat di Kota Palu.

Ketika Habib Idrus/Guru Tua meninggal dunia, Alkahiraat yang dibangunnya dipimpin oleh beberapa tokoh salah satunya Habib Muhammad Bin Idrus Bin Salim Aljufri, salahs atu putra Guru Tua.

Kini Alkhairaat dipimpin oleh Habib Saggaf Bin Salim Aljufri, anak pertama Habib Muhammad Bin Idrus Bin Salim Aljufri.
. Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo bersama Ketua Majelis Ulama Indonesia Kota Palu Prof Dr H Zainal Abidin MAg (Foto: Humas/Muhammad Hajiji) (Foto: Humas/Muhammad Hajiji/)

Gatot juga menyempatkan shalat subuh di Masjid Alkhairaat Jalan Sis Aljufri, Kota Palu, Sabtu , sekaligus berziarah ke Makam Habib Idrus Bin Salim Aljufri (Guru Tua) yang terletak di masjid tersebut.

Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum PB Forki, Jenderal Gatot juga mengunjungi arena Kejurnas Karate Piala Mendagri XX di Auditorium Universitas Tadulako Palu dan membakar semangat para karateka yang sedng berlaga.
Pewarta :
Editor : Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar