Parimo siapkan pesta budaya sambut TDCC 2018

id tdcc

Ilustrasi, sejumlah ibu-ibu memainkan tari Pamonte massal pada karnaval seni budaya pembukaan Kabonena Puanjidi Festival di Palu, Sulawesi Tengah (Mohammad Hamzah)

Setiap kabupaten/kota menawarkan hal-hal menarik untuk dikunjungi peserta mancanegara di masing-masing wilayah, dan Parigi Moutong lebih memilih pergelaran atraksi budaya dan kuliner
Parigi, (Antaranews Sulteng) - Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, sedang mengemas sejumlah kegiatan menarik sektor seni, budaya dan kepariwisataan untuk menyambut peserta lomba balap sepeda wisata internasional Tour de Central Celebes (TDCC) II, 17-22 Oktober 2018.

"Setiap kabupaten/kota menawarkan hal-hal menarik untuk dikunjungi peserta mancanegara di masing-masing wilayah, dan Parigi Moutong lebih memilih pergelaran atraksi budaya dan kuliner," kata Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Parigi Moutong, Ahlan di Parigi, Kamis.

Ahlan memaparkan pertunjukan atraksi budaya nanti untuk memeriahkan iven internasional itu karena Parigi Moutong merupakan salah satu kabupaten yang akan dilintasi rute TDCC.

Menurut dia, jika pihaknya menawarkan objek wisata lainya untuk para peserta TDCC sangat tidak memungkinkan karena keterbatasan waktu, sehingg langkah alternatif diambil yakni pertujukan seni budaya yang tidak kalah menarik dengan daerah lain di Provinsi Sulawesi Tengah.

Selain atraksi budaya, pemerintah setempat juga akan menyajikan kuliner-kuliner tradisionla kepada para peserta bersama masing-masing tim TDCC pada malam ramah tamah, termasuk promosi wisata dan potensi daerah yang berada di Kabupaten tersebut lewat brosur maupun video.

"Sehingga setelah kegiatan tersebut kami ingin wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara datang menikmati keindahan obyek-obyek pariwisata Parigi Moutong," ujarnya.

Dari ajang kegiatan internasional ini, katanya, diharapkan dapat memicu perkembangan industri pariwisata di Kabupaten Parigi Moutong sehingga bisa membantu meningkatkaan kesejahteraan hidup masyarakat setempat.

Rute TDCC direncanakan akan melintasi enam kabupaten dan satu kota di Sulteng dengan titik star dari Kota Luwuk, Kabupaten Banggai dan berakhir di Kota Palu dengan melintasi Kabupaten Tojo Unauna, Poso, Parigi Moutong, Donggala dan Sigi dengan total panjang rute mencapai 800-an kilometer.

Sementara, TDCC 2017 hanya melintasi lima Kabupaten dan satu kota dengn jarak tempuh 486,9 kilometer star dari Kota Ampana, Kabupaten Tojo Unauna dan finis di Palu.
 
Pewarta :
Editor: Sukardi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar