Logo Header Antaranews Sulteng

Muhaimin Dan Serikat Pekerja Tonton Kompetisi ASC

Kamis, 15 November 2012 18:02 WIB
Image Print
Menakertrans Muhaimin Iskandar (ANTARA)
Kualitas para pekerja Indonesia harus terus meningkat. Standar-standar keterampilan kerja yang dipertandingkan di ASC ini dijadikan pedoman bagi lembaga pendidikan, kursus, pelatihan, dan sekolah kejuruan serta perguruan tinggi," kata Muhaimin

Jakarta (antarasuleng.com) - Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar mengajak sekitar 50 orang perwakilan serikat pekerja mengunjungi arena kompetisi Keterampilan Kerja Asean atau ASEAN Skills Competition (ASC) IX Tahun 2012 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, untuk melihat langsung keahlian yang diperlombakan.

"Saya bersama serikat pekerja dan serikat buruh berkeinginan agar perusahaan-perusahaan terus meng-"up-grade" (meningkatkan) kapasitas dan kompetisi kerja buruhnya," kata Menakertrans seusai meninjau arena pertandingan ASC di Jakarta, Kamis.

Para perwakilan serikat buruh/pekerja yang diundang itu antara lain berasal dari Sarbumusi, PPMI 98, DPP PPMI, FSPTI, SPSI, SBSI dan Gaspermindo dan mereka tampak antusias menyaksikan berbagai aksi dari para peserta yang sedang unjuk kebolehan dalam kompetisi tersebut.

Menakertrans mengatakan, dirinya berharap agar ajang kompetisi tersebut dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan standar kompetensi kerja di berbagai bidang sehingga dapat bersaing dengan pasar kerja global.

Perusahaan-perusahaan juga diminta untuk menyadari pentingnya pelatihan-pelatihan bagi para pekerjanya yang direncanakan secara matang dan berkesinambungan sesuai dengan kebutuhannya.

"Pelatihan-pelatihan bagi pekerja ini dibutuhkan untuk memperbaiki kualitas dan keterampilan kerja para pekerja sehingga dapat mengejar standar internasional," kata Muhaimin.

Dengan meningkatnya keterampilan kerja, Muhaimin berkata maka dapat dipastikan juga adanya peningkatan produktivitas kerja di perusahaan.

Sementara itu, untuk meningkatkan kualitas pekerja di Indonesia, Menakertrans mengaku sudah mengajukan kurikulum khusus kepada Kemdikbud dengan menekankan adanya "link and match" antara kurikulum pendidikan formal dengan lapangan pekerjaan dunia pasar kerja.

"Kualitas para pekerja Indonesia harus terus meningkat. Standar-standar keterampilan kerja yang dipertandingkan di ASC ini dijadikan pedoman bagi lembaga pendidikan, kursus, pelatihan, dan sekolah kejuruan serta perguruan tinggi," kata Muhaimin.

Kompetisi Keterampilan Kerja ASEAN atau ASEAN Skills Competition (ASC) IX Tahun 2012 diselenggarakan tanggal 14-20 November 2012 di Jakarta Convention Center (JCC) dan diikuti sekitar 950 anggota delegasi yang terdiri atas para ahli dan peserta dari sembilan negara ASEAN (Myanmar tidak berpartisipasi) serta mempertandingkan 22 kejuruan dan satu kejuruan ekshibisi.(A043/SKD)



Pewarta :
Editor: Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026