Malang Flower carnival dorong promosi pariwisata Indonesia

id flower

Ilustrasi (antaranews)

Setiap event harus berstandard dunia, Malang Flower Carnival ini sudah masuk dalam "Calendar of Event Wonderful Indonesia" pada 2018

Malang,  (Antaranews Sulteng) - Ajang Malang Flower Carnival (MFC) 2018 dinilai mampu mendorong promosi wisata Indonesia, baik untuk tingkat nasional maupun internasional yang nantinya diharapkan mampu menggenjot jumlah kunjungan wisatawan khususnya ke wilayah Malang Raya.

Staf Ahli Menteri Bidang Multikultural Kementerian Pariwisata, Esthy Reko Astuti, mengatakan bahwa Malang Flower Carnival 2018 telah masuk dalam seratus Wonder Event, atau merupakan event pilihan yang bisa dipergunakan sebagai rujukan wisatawan dalam negeri maupun mancanegara.

"Setiap event harus berstandard dunia, Malang Flower Carnival ini sudah masuk dalam "Calendar of Event Wonderful Indonesia" pada 2018," ujar Esthy, saat memberikan sambutan pada MFC 2018 di Simpang Balapan Ijen, Kota Malang, Minggu.

Menurut Esthy, rencananya acara tahunan tersebut akan diusulkan kembali pada 2019 karena potensi yang dimiliki Kota Malang khususnya wilayah Malang Raya sangat besar. Sajian atraksi tahunan yang unik, dinilai mampu menarik wisatawan mancanegara.

Kali ini, gelaran MFC 2018 dihadiri oleh mahasiswa asing yang tengah belajar di Kota Malang dan Kota Surabaya. Para mahasiswa tersebut diantaranya berasal dari Prancis, Jepang, Denmark, Swedia, Polandia, Jerman, Rusia, Brunei, Nigeria, Korea, India, dan Italia.

Dalam kesempatan itu, hal senada juga disampaikan oleh Wali Kota Malang Terpilih Sutiaji, bahwa potensi yang dimiliki Kota Malang dan Malang Raya untuk sektor pariwisata sangat besar. Jika pemerintah pusat menjadikan sektor pariwisata sebagai sektor unggulan, Kota Malang sangat siap.

"Saya minta, getarannya bukan hanya di Malang, bukan Malang Raya saja. Bukan juga di regional Jawa Timur, tapi Indonesia dan Asia, dan pada gilirannya akan menjadi internasional," ujar Sutiaji.

Malang Flower Carnival 2018 menghadirkan kostum peserta karnaval yang menggunakan bahan baku daur ulang yang didesain menyerupai motif-motif bunga, dimana langkah tersebut merupakan upaya untuk melestarikan lingkungan.

Kali ini, acara tahuan yang merupakan lomba busana dengan tema bunga, dengan jarak pentas peraga mencapai 800 meter tersebut mengangkat tema Wonderful Indonesian Flowers. Tercatat, total jumlah peserta yang ikut serta dalam agenda tahunan tersebut sebanyak 200 peserta.

Pewarta :
Editor: Sukardi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar