Logo Header Antaranews Sulteng

Tiga kabupaten belum koleksi medali emas di Porprov Sulteng

Sabtu, 27 April 2019 20:43 WIB
Image Print
Salah satu acara penyerahan medali dalam Porprov VIII di Parigi, Jumat (26/4) (Antaranews Sulteng/Rangga)
Target kita juara umum, paling tidak memperbaiki peringkat

Parigi (ANTARA) - Tiga kabupaten yang berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tengah ke-VIII 2019 berlangsung di Parigi, Kabupaten Parigi Moutong belum mengoleksi medali emas di semua cabang olahraga.

Hingga Sabtu atau lima hari pelaksanaan olahraga empat tahunan di Sulteng ini, Kabupaten Banggai Kepulauan berada di posisi 11 dan baru mengumpul enam medali perak, delapan medali perunggu.

Sementara Banggai Laut di posisi 12 dengan perolehan dua medali perak dan empat perunggu.

Sedangkan Kabupaten Morowali tersungkur di posisi terakhir baru mengoleksi satu medali perak dan tujuh perunggu.

Di klasmen sementara perolehan medali terbanyak dari 12 kabupaten dan satu kota yang berlaga di kegiatan tersebut.

Hingga kini tiga kontingen masih bersaing ketat perolehan medali. Juara umum Porprov di Kabupaten Poso pada 2015 Kota Palu unggul mengoleksi 22 medali emas, tuan rumah Parigi Moutong membayangi dengan koleksi 21 medali emas.

Persaingan Kota Palu dan Parigi Moutong cukup tipis hanya terpaut satu medali emas, jika atlet-atletnya konsisten sangat berpeluang mengungguli juara bertahan Porprov.

Sementara Kabupaten Sigi terus mengejar ketertinggalan dengan menggenjot atlet-atletnya meraih juara diberbagai cabang olahraga yang masih dipertandingkan.

Ketua KONI Parigi Moutong Faisan Badja mengatakan, pihaknya optimis meraih medali terbanyak di ajang bergengsi ini.

"Target kita juara umum, paling tidak memperbaiki peringkat," ungkapnya.

Peluang meraih juara umum masih terbuka lebar bagi tiga kontingen bersaing ketat karena selisih perolehan medali tidak terpaut jauh.
Porprov ke-VIII di buka Gubernur Sulteng Longki Djanggola 23 April lalu mempertandingkan 20 cabang olahraga.***



Pewarta :
Editor: Adha Nadjemudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026