PSI: Film Bumi Manusia bawa pesan buruknya diskriminasi dan intoleransi

id Grace Natalie, papua, bumi manusia

Ketua Umum PSI Grace Natalie bersama Sekjen PSI Raja Juli Antoni seusai menyaksikan Film Bumi Manusia bersama kader PSI dan media massa, di Jakarta, Kamis (22/8/2019). (ANTARA/Rangga Pandu Asmara Jingga)

Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie mengatakan Film Bumi Manusia karya Sutradara Hanung Bramantyo membawa pesan atas buruknya sikap diskriminasi dan intoleransi dalam kehidupan.

Menurut Grace dalam acara nonton bareng Film Bumi Manusia dengan media massa yang turut dihadiri Sutradara Hanung Bramantyo dan sejumlah pemain film tersebut, di Jakarta, Kamis, film ini settingnya menunjukkan pada masa penjajahan Belanda masalah intoleransi dan diskriminasi sangat buruk.

Grace mengatakan pesan yang dibawa film yang diangkat dari buku karya Pramoedya Ananta Toer tersebut relevan dengan apa yang terjadi terhadap masyarakat Papua di Surabaya belakangan ini.

"Pesannya salah satunya bahwa apa yang terjadi di Papua karena ternyata masalah diskriminasi dan intoleransi belum selesai di negara kita," ujar Grace.

Dia mengatakan dalam dunia politik masalah diskriminasi juga kadang dimanfaatkan untuk kepentingan politik.

"Jadi, ini pekerjaan rumah kita yang belum selesai dan jadi pengingat, tantangan yang harus kita atasi bersama," ujar dia pula.

Baca juga: Sultan HB X terkesan kedalaman nilai-nilai film "Bumi Manusia"
Baca juga: Sultan HB X terkesan kedalaman nilai-nilai film "Bumi Manusia"
Baca juga: Hanung gugup jelang rilis "Bumi Manusia"
Pewarta :
Uploader : Sukardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar