Kadis Perindag: Penimbun Stok Sembako Akan Dipidanakan
Rabu, 18 Mei 2016 4:31 WIB
Kadis Perindustrian dan Perdagangan Sulteng Abubakar Almahdali (Foto:anas masa)
Palu, (antarasulteng.com) - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Sulawesi Tengah, Abubakar Almahdali menegaskan pihaknya akan memidanakan oknum distributor dan pedagang yang menimbun stok sembako maupun bahan kebutuhan lainnya.
"Para penimbun stok bisa diseret ke pengadilan karena perbuatan mereka merugikan pemerintah dan masyarakat," katanya di hadapan para peserta rapat koordinasi yang dihadiri sejumlah instansi terkait dan distributor sembako di Palu, Selasa.
Abubakar menegaskan tidak akan memberi toleransi bagi oknum pengusaha dan pedagang yang melakukan tindakan yang sangat tidak terpuji itu.
Karenanya, ia mengingatkan agar distributor dan pedagang tidak melakukan tindakan dimaksud karena jika terbukti langsung ditindak tegas.
Selain izin usahanya dibekukan, bersangkutan juga akan mempertanggungjawabkan tindakannya itu di pengadilan.
Menurut dia, menjelang bulan Ramdahan, sangat memungkinkan adanya penimbunan stok untuk mencari keuntungan lebih besar.
Tindakan tersebut sangat memungkinkan karena menjelang puasa dan Lebaran kebutuhan masyarakat meningkat sampai tiga kali lipat.
"Ini kesempatan bagi distributor maupun pedagang untuk menyimpan stok, lalu mengeluarkan secara sedikit demi sedikit menunggu harga naik," kata Abubakar.
Ia mengatakan pemerintah bersama petugas tentu akan melakukan pengawasan ketat dan sewaktu-waktu turun memeriksa gudang distributor dan pedagang.
Menjelang Ramadhan, tim terpadu pengendalian inflansi daerah (TPID) setempat bersama petugas akan sidak dan bila ditemukan ada penimbun stok, bersangkutan langsung diproses secara hukum.
Dia mengimbau distributor dan pedagang untuk bersama-sama mengamankan stok dan harga barang, termasuk sembako yang mendapat perhatian serius Predisen Jokowi telah mengistruksikan agar semua daerah mengamankan stok dan harga.
"Para penimbun stok bisa diseret ke pengadilan karena perbuatan mereka merugikan pemerintah dan masyarakat," katanya di hadapan para peserta rapat koordinasi yang dihadiri sejumlah instansi terkait dan distributor sembako di Palu, Selasa.
Abubakar menegaskan tidak akan memberi toleransi bagi oknum pengusaha dan pedagang yang melakukan tindakan yang sangat tidak terpuji itu.
Karenanya, ia mengingatkan agar distributor dan pedagang tidak melakukan tindakan dimaksud karena jika terbukti langsung ditindak tegas.
Selain izin usahanya dibekukan, bersangkutan juga akan mempertanggungjawabkan tindakannya itu di pengadilan.
Menurut dia, menjelang bulan Ramdahan, sangat memungkinkan adanya penimbunan stok untuk mencari keuntungan lebih besar.
Tindakan tersebut sangat memungkinkan karena menjelang puasa dan Lebaran kebutuhan masyarakat meningkat sampai tiga kali lipat.
"Ini kesempatan bagi distributor maupun pedagang untuk menyimpan stok, lalu mengeluarkan secara sedikit demi sedikit menunggu harga naik," kata Abubakar.
Ia mengatakan pemerintah bersama petugas tentu akan melakukan pengawasan ketat dan sewaktu-waktu turun memeriksa gudang distributor dan pedagang.
Menjelang Ramadhan, tim terpadu pengendalian inflansi daerah (TPID) setempat bersama petugas akan sidak dan bila ditemukan ada penimbun stok, bersangkutan langsung diproses secara hukum.
Dia mengimbau distributor dan pedagang untuk bersama-sama mengamankan stok dan harga barang, termasuk sembako yang mendapat perhatian serius Predisen Jokowi telah mengistruksikan agar semua daerah mengamankan stok dan harga.
Pewarta : Anas Masa
Editor : Rolex Malaha
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pakar Unej paparkan tiga faktor negara ASEAN mampu atasi pandemi COVID-19
14 July 2020 6:49 WIB, 2020
Terpopuler - Ekonomi Keuangan
Lihat Juga
Pasokan beras di Palu masih lancar meskipun belum puncak panen padi
23 February 2020 18:36 WIB, 2020
SKK Migas bantu kapal ikan untuk nelayan Donggala, JOB-Tomori sumbang 3 kapal
21 February 2020 11:54 WIB, 2020
Citra Nuansa Elok investasikan Rp325 miliar bangun kembali Mall Tatura
21 February 2020 0:08 WIB, 2020
Presiden Jokowi ingin promosikan nikel Indonesia dalam Hanover Messe Jerman
17 February 2020 17:29 WIB, 2020