Karim Hanggi Terpilih Menjadi Komisaris Bank Sulteng
Jumat, 12 April 2013 18:24 WIB
Gubernur Sulteng, Longki Djanggola (FOTO ANTARA/Fiqman Sunandar)
Palu, (antarasulteng.com) - Abdul Karim Hanggi resmi terpilih menjadi Komisaris Utama PT Bank Sulteng sesuai hasil rapat umum pemegang saham (RUPS) luar biasa di Kota Palu, Jumat.
Abdul Karim Hanggi yang juga mantan Bupati Buol ini menempati posisi yang sebelumnya dijabat oleh Hans Kindangen sebagai pejabat sementara Komisaris Utama PT Bank Sulteng.
Abdul Karim Hanggi yang diajukan oleh Gubernur Sulawesi Tengah sebelumnya harus terkatung-katung di Bank Indonesia sebagai pihak yang melakukan tes kepatutan dan kelayakan.
Terkatung-katungnya Karim Hanggi diduga karena yang bersangkutan belum memiliki pengalaman di bidang perbankan.
Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola berharap komisaris utama terpilih bisa memajukan PT Bank Sulteng dengan meningkatkan kinerja dan aset perbankan.
"Semoga tidak ada lagi kredit bermasalah, dan bisa membantu pembangunan Sulawesi Tengah," katanya.
Selain memilih Abdul Karim Hanggi sebagai komisaris utama, RUPS luar biasa tersebut juga menetapkan Said Awad sebagai komisaris independen dan, Amiludin Haludin sebagai komisaris biasa.
Sementara itu Direktur Utama PT Bank Sulteng dijabat oleh Rahmat Abdul Haris yang merupakan manajer kawasan timur PT Bank CIMB.
Selanjutnya Diana Lisa menjadi Direktur Pemasaran, Aka Mardani sebagai Direktur Kepatuhan dan Sitti Maryam sebagai Direktur Operasional.
"Semua jajaran komisisaris dan direksi itu akan segera bekerja pekan depan," kata Longki.
PT Bank Sulteng akan segera menempati gedung baru di Jalan Hasanuddin Palu. Peresmian penggunaan gedung baru itu akan dilakukan saat peringatan HUT ke-49 Provinsi Sulawesi Tengah pada 13 April 2013.
Selama proses pembangunan gedung baru, PT Bank Sulteng menyewa sebuah ruko di kawasan Mal Tatura Palu.
Sebelumnya dalam RUPS luar biasa tersebut, Chaerul Tanjung yang juga pemilik CT Corporation membeli 30 persen saham PT Bank Sulteng atau senilai Rp62 miliar. (SKD)
Abdul Karim Hanggi yang juga mantan Bupati Buol ini menempati posisi yang sebelumnya dijabat oleh Hans Kindangen sebagai pejabat sementara Komisaris Utama PT Bank Sulteng.
Abdul Karim Hanggi yang diajukan oleh Gubernur Sulawesi Tengah sebelumnya harus terkatung-katung di Bank Indonesia sebagai pihak yang melakukan tes kepatutan dan kelayakan.
Terkatung-katungnya Karim Hanggi diduga karena yang bersangkutan belum memiliki pengalaman di bidang perbankan.
Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola berharap komisaris utama terpilih bisa memajukan PT Bank Sulteng dengan meningkatkan kinerja dan aset perbankan.
"Semoga tidak ada lagi kredit bermasalah, dan bisa membantu pembangunan Sulawesi Tengah," katanya.
Selain memilih Abdul Karim Hanggi sebagai komisaris utama, RUPS luar biasa tersebut juga menetapkan Said Awad sebagai komisaris independen dan, Amiludin Haludin sebagai komisaris biasa.
Sementara itu Direktur Utama PT Bank Sulteng dijabat oleh Rahmat Abdul Haris yang merupakan manajer kawasan timur PT Bank CIMB.
Selanjutnya Diana Lisa menjadi Direktur Pemasaran, Aka Mardani sebagai Direktur Kepatuhan dan Sitti Maryam sebagai Direktur Operasional.
"Semua jajaran komisisaris dan direksi itu akan segera bekerja pekan depan," kata Longki.
PT Bank Sulteng akan segera menempati gedung baru di Jalan Hasanuddin Palu. Peresmian penggunaan gedung baru itu akan dilakukan saat peringatan HUT ke-49 Provinsi Sulawesi Tengah pada 13 April 2013.
Selama proses pembangunan gedung baru, PT Bank Sulteng menyewa sebuah ruko di kawasan Mal Tatura Palu.
Sebelumnya dalam RUPS luar biasa tersebut, Chaerul Tanjung yang juga pemilik CT Corporation membeli 30 persen saham PT Bank Sulteng atau senilai Rp62 miliar. (SKD)
Pewarta : Riski Maruto
Editor : Santoso
Copyright © ANTARA 2026