
Petani Padi Di Mamuju Tengah Beralih Tanam Sawit

Karena menanam sawit lebih menjanjikan, maka petani lebih memilihnya daripada menanam padi tapi tidak dapat berproduksi secara maksimal
Mamuju, (antarasulteng.com)- Sebagian Petani padi di Kabupaten Mamuju Tengah, Provinsi Sulawesi Barat, beralih menanam kelapa sawit karena lahan pertanian padi di daerahnya tidak didukung sarana irigasi memadai.
"Lahan pertanian padi masyarakat Mamuju Tengah, terutama di Kecamatan Korossa, mulai ditanami sawit karena tidak didukung sarana irigasi," kata Ketua organisasi masyarakat Forum Persaudaraan Pemuda Sulawesi Barat (FPPS), Provinsi Sulbar, Nirwansyah, di Mamuju, Rabu.
Ia mengatakan para petani menilai kalau tidak didukung sarana irigasi memadai maka sulit bagi petani meningkatkan kesejahteraannya karena produksi padi yang mereka hasilkan tidak maksimal.
"Karena menanam sawit lebih menjanjikan, maka petani lebih memilihnya daripada menanam padi tapi tidak dapat berproduksi secara maksimal," katanya.
Menurut dia, beralihnya petani padi ke perkebunan kelapa sawit mestinya segera mendapatkan perhatian dari pemerintah agar tidak mempengaruhi program peningkatkan pangan nasional.
"Untuk itu irigasi harus secepatnya dibangun pemerintah mendukung pertanian padi agar petani tetap mengembangkan tanaman padi," katanya.
Alimuddin, petani di Kecamatan Korossa mengatakan petani ingin meningkatkan kesejahteraannya sehingga beralih menjadi petani kelapa sawit.
"Kalau pemerintah membangun infrastruktur pertanian padi dan dianggap petani menjanjikan maka petani juga akan mengembangkan kembali pertanian padi," katanya.(skd)
Pewarta : M. Faisal Hanapi
Editor:
Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026
