Gubernur dukung Donggala Utara jadi kabupaten

id Adha Nadjemuddin,Donggala Utara,Rusdy Mastura,Pemprov Sulteng

Gubernur dukung Donggala Utara jadi kabupaten

Ketua Forum Donggala Utara Adha Nadjemuddin (kiri) menyerahkan dokumen kajian pembentukan Donggala Utara kepada Gubernur Sulteng Rusdy Mastura, di Palu, Selasa. (ANTARA/HO-Biro Administrasi Pimpinan Setda Pemprov Sulteng)

Saya akan keluarkan rekomendasi pembentukan Donggala Utara
Palu (ANTARA) - Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura mendukung penuh upaya memekarkan Donggala Utara menjadi kabupaten atau daerah otonomi baru untuk mempercepat pelayanan kepada masyarakat.

"Sangat mendukung pembentukan Donggala Utara dalam rangka mempercepat kemajuan daerah, memaksimalkan pelayanan pemerintahan, dan kesejahteraan masyarakat," ucap Rusdy Mastura saat menerima kunjungan Forum Donggala Utara di Kantor Gubernur Sulteng. Palu, Selasa,

Baca juga: Gubernur : Wajar Masyarakat Donggala Utara Minta Kabupaten

Donggala Utara direncanakan terdiri dari lima kecamatan yaitu Kecamatan Balaesang, Balaesang Tanjung, Dampelas, Sojol dan Sojol Utara.

Gubernur Rusdy Mastura menilai pembentukan daerah Donggala Utara sangat penting, seiring dengan tuntutan percepatan pelayanan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Kalau daerah ini terbentuk, maka akan banyak tenaga kerja yang terserap, ekonomi kita akan cepat tumbuh sehingga kesejahteraan masyarakat dapat segera kita wujudkan," kata Rusdy Mastura.

Baca juga: DPRD Segera Tindaklanjuti Rekomendasi Pembentukan Donggala Utara

Gubernur mengatakan akan membantu Forum Donggala Utara agar seluruh dokumen yang dibutuhkan sebagai syarat terbentuknya sebuah daerah otonom baru segera dilengkapi seperti rekomendasi kepala daerah.

"Saya akan keluarkan rekomendasi pembentukan Donggala Utara," katanya.

Rusdy mengatakan untuk mendukung percepatan pembangunan di kawasan Donggala Utara pemerintah provinsi akan segera membangun jalan standar nasional yang menghubungkan Tambu dan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong.

"Kita juga akan bangun pelabuhan di Tambu," katanya.

Baca juga: Warga Donggala Utara Hadang Bupati

Berkaitan dengan itu, Ketua Forum Donggala Utara Adha Nadjemuddin mengatakan seluruh dokumen kajian pembentukan Donggala Utara telah disusun oleh tim akademisi dari Universitas Tadulako sejak 2014.

Dokumen kajian tersebut langsung diserahkan ke Gubernur Rusdy Mastura.

Adha Nadjemuddin mengatakan dari sisi kajian akademik, dukungan masyarakat melalui badan perwakilan desa dan kepala desa serta peta wilayah dan rekomendasi DPRD Donggala telah terpenuhi.

Baca juga: Legislator PKB Dukung Pemekaran Donggala Utara

Hanya saja kata dia, Forum Donggala Utara belum mengantongi rekomendasi dari Bupati Donggala Kasman Lassa.

"Kami juga tidak tahu apa alasan yang mendasar sehingga Bupati Donggala belum mau mengeluarkan rekomendasi persetujuan pembentukan Donggala Utara ini," katanya.

Perjuangan Pembentukan Kabupaten Donggala Utara telah digaungkan sejak beberapa tahun lalu dan baru rampung kajian akademisnya pada 2014.

Usulan pembentukan Donggala Utara tersebut muncul karena secara geografis memiliki jarak yang cukup jauh dengan ibu kota Kabupaten Donggala di Banawa bahkan untuk menuju Banawa harus melintas di ibu kota provinsi, Kota Palu.
Pewarta :
Editor : Adha Nadjemudin
COPYRIGHT © ANTARA 2021