Bupati Morut: Pelaku industri wajib patuhi aturan Zero ODOL

id Zero odol, transportasi, infrastruktur jalan, bupati Morut, pemkab Morut, Morowali Utara, Delis Hehi, Sulawesi Tengah, sulteng

Bupati Morut: Pelaku industri wajib patuhi aturan Zero ODOL

Bupati Morowali Utara Delis Julkarson Hehi. (ANTARA/HO-Kominfo Morut)

Kolonodale, Sulteng (ANTARA) - Bupati Morowali Utara (Morut), Sulawesi Tengah Delis Julkarson Hehi mengatakan pelaku industri di daerah itu wajib mematuhi aturan Zero Over Dimension Over Loading (ODOL) yang menjadi kebijaksanaan nasional guna mewujudkan transportasi darat yang aman, berdaya saing dan berkeselamatan.

"Pelaku industri perlu beradaptasi atas kebijakan ini tanpa mengurangi produktivitas," kata Delis Julkarson Hehi di Kolonodale Morowali Utara, Sabtu.

Ia mengemukakan meski kebijakan itu di terapkan mulai 1 Januari 2027, namun semua pelaku industri pertambangan di Morut harus mulai beradaptasi, termasuk pelaku usah angkutan logistik di daerah tersebut.

Program itu bertujuan menegakkan ketertiban angkutan barang, meminimalisasi kerusakan infrastruktur jalan dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

"Mulai sekarang sudah harus berbenah. Pelaku industri dan angkutan logistik harus bijak dalam melakukan aktivitas," ujarnya.

Ia menegaskan penerapan Zero ODOL bukan sekadar penegakan aturan, namun kebutuhan untuk menjaga keselamatan dan keberlanjutan pembangunan daerah.

Kendaraan dengan muatan dan dimensi berlebih bukan hanya merusak jalan, tapi juga mengancam keselamatan pengguna jalan lainnya.

"Infrastruktur tidak boleh rusak hanya karena pelanggaran teknis. Daerah tumbuh, tetapi tidak boleh tumbuh dengan cara yang merugikan masyarakat," ucap Delis.

Ia menjelaskan, setiap kelas jalan memiliki kapasitas beban maksimal, jalan kelas I dibatasi hingga 10 ton, sedangkan kelas II dan III maksimal 8 ton sesuai ketentuan teknis.

Maka kepatuhan itu, merupakan kunci menjaga umur infrastruktur jalan yang menjadi jalur utama arus logistik industri di Morowali Utara.

"Saya percaya para pelaku usaha mampu menyeimbangkan kepentingan produksi dengan ketaatan terhadap aturan. Kami juga mengapresiasi langkah Kementerian Perhubungan masif melakukan sosialisasi ke daerah, termasuk di Morowali Utara," tutur Delis.

Ia menambahkan, program Zero ODOL merupakan bagian dari langkah nasional menuju Indonesia tanpa kendaraan kelebihan dimensi dan muatan, dengan harapan sinergitas antara aparat, perusahaan angkutan, dan masyarakat akan menghasilkan transportasi yang aman, tertib, dan mendukung pertumbuhan ekonomi tanpa mengorbankan keselamatan publik maupun infrastruktur jalan.

Pewarta :
Editor : Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.