Logo Header Antaranews Sulteng

Arkom luncurkan buku dokumentasi pemulihan pascabencana

Sabtu, 7 Maret 2026 03:21 WIB
Image Print
Peluncurkan buku berjudul “Pilah, Pilih, Pulih” oleh Yayasan Arkom Indonesia di Kota Palu, Jumat (6/3/2025). (ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi)

Palu (ANTARA) - Yayasan Arkom Indonesia meluncurkan buku berjudul “Pilah, Pilih, Pulih”, sebagai rekaman perjalanan pemulihan berbasis komunitas di Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Provinsi Sulteng.

“Pemulihan bukan proses singkat. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk melalui kampanye solidaritas AirAsia Foundation, memungkinkan kami untuk terus mendampingi masyarakat secara berkelanjutan. Buku ini menjadi ruang berbagi pembelajaran agar pengalaman di Palu dapat menjadi referensi bagi wilayah lain,” kata Direktur Yayasan Arkom Indonesia, Yuli Kusworo di Palu, Jumat.

Melalui kolaborasi tersebut, sebanyak 95 unit hunian tahan gempa berhasil dibangun untuk 95 keluarga penyintas di sejumlah wilayah terdampak di Kota Palu dan Kabupaten Donggala.

Program tersebut juga mencakup pendampingan kepada empat desa dan kelurahan, yakni Kelurahan Mamboro Barat dan Mamboro di Kota Palu, serta Desa Tanjung Padang dan Desa Tompe di Kabupaten Donggala, dalam menyusun perencanaan berbasis risiko bencana yang kemudian disahkan oleh pemerintah daerah setempat.

Selain pembangunan hunian, sejumlah fasilitas komunitas seperti ruang bersama dan pusat kegiatan warga juga dibangun untuk mendukung pemulihan sosial masyarakat.

Model relokasi mandiri berbasis komunitas yang diterapkan dalam program ini kemudian direplikasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sebagai salah satu pendekatan dalam program pemulihan nasional.

Yayasan Arkom Indonesia meluncurkan buku berjudul “Pilah, Pilih, Pulih”, yang merekam perjalanan pemulihan berbasis komunitas di Kota Palu dan Kabupaten Donggala. Peluncuran buku tersebut digelar di Palu pada Jumat (6/3), sehari sebelum pengoperasian penerbangan perdana Indonesia AirAsia rute Surabaya–Makassar–Palu pada 7 Maret 2026.

Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa konektivitas dan solidaritas dapat berjalan beriringan dalam mendukung ketahanan masyarakat pascabencana.

Director Flight Operations of Indonesia AirAsia, Kapten Ahmad Maulana Hendarto menjelaskan, Buku “Pilah, Pilih, Pulih” merekam perjalanan panjang para penyintas dalam membangun kembali kehidupan mereka. Kisah yang disajikan tidak hanya berbicara tentang pembangunan rumah atau infrastruktur, tetapi juga proses belajar bersama, penguatan kapasitas warga, serta upaya merawat harapan setelah bencana.

Upaya pemulihan tersebut, kata dia, berawal dari kampanye solidaritas regional bertajuk #ToIndonesiaWithLove yang digagas AirAsia Foundation setelah bencana besar melanda Palu dan Lombok pada 2018.

“Melalui kampanye ini, dana sebesar Rp13 miliar berhasil dihimpun dari berbagai donasi, termasuk kontribusi dari AirAsia. Dana tersebut kemudian disalurkan kepada Yayasan Arkom Indonesia, jaringan arsitek komunitas yang bekerja di berbagai wilayah Indonesia dalam mendorong solusi hunian yang inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat terdampak bencana,” jelasnya.



Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026