
FGBMFI perkuat persekutuan dan pertumbuhan kerohanian anggota

Palu (ANTARA) - Full Gospel Business Men’s Fellowship International (FGBMFI) terus meningkatkan persekutuan dan pertumbuhan kerohanian anggota melalui kegiatan dinner meeting bersama Ladies of the Fellowship (LoF) bertema 'MengenalNya dan Jadi Satu', Sabtu malam (9/5).
Presiden Nasional FGBMFI Indonesia Dalie Sutanto mengatakan FGBMFI merupakan organisasi persekutuan pengusaha, profesional, dan pekerja Kristen lintas denominasi yang berfokus pada pelayanan, pembinaan rohani, dan kesaksian hidup.
“Visi FGBMFI adalah bukan soal bisnisnya tetapi bagaimana membawa mereka kembali kepada Tuhan, lewat pertemuan seperti ini kami mendengar banyak kesaksian hidup dari para anggota,” kata Dalie dalam kegiatan tersebut yang dilangsungkan di salah satu hotel di Kota Palu.
Ia menjelaskan organisasi itu memiliki misi memperlengkapi anggota dalam kehidupan rohani, memperkuat persatuan umat Kristen, serta mendorong anggota agar dapat menjadi berkat di lingkungan pekerjaan, keluarga, dan masyarakat.
Menurut dia, perkembangan FGBMFI di Indonesia terus bertumbuh dengan hadirnya berbagai chapter di sejumlah daerah, termasuk di Sulawesi Tengah.
"Anggota FGBMFI dan LoF di Indonesia sudah mencapai 11 ribu orang," sebut Dalie.
Dalam kegiatan tersebut, para anggota yang berasal dari kalangan pengusaha dan profesional juga saling berbagi kesaksian hidup untuk memperkuat iman dan memberikan dukungan satu sama lain.
“Kami saling berbagi bagaimana Tuhan menolong dalam pergumulan hidup, usaha, keluarga, hingga pemulihan pribadi. Kesaksian itu menjadi kekuatan bagi anggota lainnya,” ujarnya.
Sementara itu, Regional Vice President FGBMFI Palu Kevin Goritman mengatakan jumlah anggota FGBMFI di Kota Palu saat ini mencapai sekitar 50 orang.
Menurut dia, visi dan misi organisasi mulai terwujud melalui semakin kuatnya persekutuan anggota di Kota Palu.
“Banyak anggota yang akhirnya aktif kembali bergereja dan ada juga yang mulai terlibat dalam pelayanan di gereja,” kata Kevin.
Ia berharap kegiatan persekutuan seperti dinner meeting dapat terus mempererat kebersamaan anggota sekaligus mendorong pertumbuhan kerohanian dalam kehidupan sehari-hari.
"FGBMFI sudah ada sejak tahun 90an tetapi di Sulteng khususnya Kota Palu baru berkembang pada tahun 2004 hingga sekarang," tutup Kevin.
Pewarta : Kristina Natalia
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
