Logo Header Antaranews Sulteng

Masyarakat Pantai Barat Hadiri Deklarasi Donggala Utara

Minggu, 23 Juni 2013 11:00 WIB
Image Print
Salah satu aktivitas nelayan di Donggala yang sedang berlabuh di Dermaga PPI Donggala. (ANTARANews/Rolex Malaha)
"Sebagian warga kita ada yang datang naik truk hanya mau menyaksikan dan mendengarkan orasi pembentukan Donggala Utara,"

Palu (antarasulteng.com) - Masyarakat di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Minggu siang, mulai berdatangan ke tanah lapang di Kecamatan Balaesang, untuk menghadiri deklarasi calon Kabupaten Donggala Utara.

Wakil Ketua Forum Pemekaran Kabupaten Donggala, Usman yang dihubungi dari Palu, Minggu mengatakan selain masyarakat deklarasi tersebut juga dihadiri tokoh-tokoh perwakilan desa di lima kecamatan.

Selain itu, acara juga hadir Ketua DPRD Donggala Ahmad Mardjanu dan beberapa anggota DPRD lainnya dari wilayah itu. Mardjanu juga diagendakan akan memberikan orasi politiknya.

"Sebagian warga kita ada yang datang naik truk hanya mau menyaksikan dan mendengarkan orasi pembentukan Donggala Utara," katanya.

Deklarasi kali ini juga akan dihadiri oleh sejumlah akademisi dari wilayah tersebut yang selama ini sudah lama eksis di perguruan tinggi dan siap menyumbangkan pemikirannya untuk pembentukan dan kemajuan Donggala Utara.

Usman mengatakan meskipun deklarasi tersebut bertepatan dengan momentum Pilkada Donggala 4 September 2013 nanti, namun hingga saat ini belum ada satu pun bakal pasangan calon bupati yang hadir.

Usman mengatakan jika bakal calon bupati tersebut hadir tidak ada masalah agar mereka juga mengetahui keinginan masyarakat Donggala bagian utara tersebut.

Usman mengatakan inisiatif pembentukan wilayah tersebut berasal dari masyarakat dan tokoh-tokoh dari lima kecamatan karena selama ini perjuangan pembentukan Kabupaten Pantai Barat yang berpisah dari Donggala tak kunjung terealisasi.

Sementara dari jumlah penduduk, luas wilayah, potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia serta jumlah kecamatan sudah memenuhi syarat. Apalagi secara geografis, wilayah Donggala bagian utara tersebut selama ini jauh dari pusat pemerintahan baik provinsi maupun kabupaten.

Secara geografis untuk berurusan ke ibu kota Kabupaten Donggala di Banawa, mereka harus melewati ibu kota provinsi sehingga dari aspek pelayanan sangat memungkinkan Donggala Utara dibentuk menjadi daerah otonom, katanya.***



Pewarta :
Editor: Adha Nadjemudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026