BPBD Sulteng bangun 41 unit huntara untuk korban banjir Desa Torue
Senin, 15 Agustus 2022 15:59 WIB
Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban hilang akibat banjir bandang di Desa Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Sulaweai Tengah (29/7/2022). ANTARA/HO-Basarnas Palu
Kota Palu (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah telah menyiapkan pembangunan hunian sementara (Huntara) sebanyak 41 unit untuk korban banjir di Desa Torue, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong.
"Saat ini dalam tahap penyiapan lahan yang dilakukan oleh BPBD kabupaten berkoordinasi dengan pemerintah daerah dalam hal ini kepala desa dan camat," jelas Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sulteng Andi Sembiring dihubungi ANTARA di Palu, Senin.
Andi mengatakan pembangunan 41 unit huntara ditargetkan selesai dalam waktu satu bulan dengan perkiraan ukurannya 5×6 untuk satu kamar.
"Gubernur minta segera dibangunkan huntara dan kemungkinan kami juga menggunakan jaringan lain untuk bantu anggaran pembangunan supaya ukurannya 5x6 atau 6x6 untuk satu kamar," terangnya.
Huntara yang dibangun di Desa Torue tersebut nantinya akan diperuntukkan untuk korban yang terdata dalam klasifikasi rumah rusak berat dan rumah hilang yang disebabkan karena banjir bandang.
"Harapan kami pembangunan huntara bisa cepat dan gambaran terakhirnya dibangun 41 unit sesuai dengan data yang ada," kata Andi.
Menurut Andi, data korban saat ini bisa saja berubah dikarenakan banjir kembali menerjang Desa Torue pada Minggu (14/8/2022) dan menyebabkan puluhan rumah kembali terendam.
"Pendataan terus kami lakukan agar nanti bantuan yang diberikan juga tepat sasaran termasuk bantuan huntara ini," kata Andi.
Hingga saat ini BPBD Sulteng dan kabupaten terus melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk melakukan upaya percepatan pemulihan termasuk penyediaan bantuan untuk korban banjir bandang.
"Kami BPBD provinsi ini mendukung apa yang me jadi saran dari BPBD kabupaten sehingga harapan kami mereka di kabupaten maksimalkan koordinasi biar cepat penanganan banjir ini," jelasnya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BPBD Sulteng bangun 41 unit huntara untuk korban banjir Desa Torue
"Saat ini dalam tahap penyiapan lahan yang dilakukan oleh BPBD kabupaten berkoordinasi dengan pemerintah daerah dalam hal ini kepala desa dan camat," jelas Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sulteng Andi Sembiring dihubungi ANTARA di Palu, Senin.
Andi mengatakan pembangunan 41 unit huntara ditargetkan selesai dalam waktu satu bulan dengan perkiraan ukurannya 5×6 untuk satu kamar.
"Gubernur minta segera dibangunkan huntara dan kemungkinan kami juga menggunakan jaringan lain untuk bantu anggaran pembangunan supaya ukurannya 5x6 atau 6x6 untuk satu kamar," terangnya.
Huntara yang dibangun di Desa Torue tersebut nantinya akan diperuntukkan untuk korban yang terdata dalam klasifikasi rumah rusak berat dan rumah hilang yang disebabkan karena banjir bandang.
"Harapan kami pembangunan huntara bisa cepat dan gambaran terakhirnya dibangun 41 unit sesuai dengan data yang ada," kata Andi.
Menurut Andi, data korban saat ini bisa saja berubah dikarenakan banjir kembali menerjang Desa Torue pada Minggu (14/8/2022) dan menyebabkan puluhan rumah kembali terendam.
"Pendataan terus kami lakukan agar nanti bantuan yang diberikan juga tepat sasaran termasuk bantuan huntara ini," kata Andi.
Hingga saat ini BPBD Sulteng dan kabupaten terus melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk melakukan upaya percepatan pemulihan termasuk penyediaan bantuan untuk korban banjir bandang.
"Kami BPBD provinsi ini mendukung apa yang me jadi saran dari BPBD kabupaten sehingga harapan kami mereka di kabupaten maksimalkan koordinasi biar cepat penanganan banjir ini," jelasnya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BPBD Sulteng bangun 41 unit huntara untuk korban banjir Desa Torue
Pewarta : Kristina Natalia
Editor : Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polda Sulteng limpahkan berkas kasus penembak pendemo ke Kejari Parimo
11 April 2022 12:48 WIB, 2022
Polda Sulteng sebut pembubaran unjuk rasa di Parimo sudah sesuai SOP
14 February 2022 19:26 WIB, 2022
Gubernur Sulteng sebut tak punya wewenang cabut IUP tambang di Parimo
14 February 2022 19:25 WIB, 2022
Propam periksa 14 polisi terkait penembakan warga tolak tambang Parimo
14 February 2022 15:31 WIB, 2022
Kapolda Sulteng : Saya akan profesional menangani anggota yang salah
19 October 2021 16:03 WIB, 2021
Terpopuler - Sosial & Keagamaan
Lihat Juga
LPP Kelas III Palu perkuat pembinaan berbasis ketahanan pangan bagi warga binaan
07 May 2026 20:33 WIB