Dia mengemukakan tujuan lain adalah meningkatkan kemampuan dan keterampilan dari semua personel yang nantinya bertugas selama operasi itu.
"Harapannya setiap personel yang bertugas dapat mengerti dan memahami apa yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya dalam penugasan di lapangan nanti, sehingga operasi ketupat Tinombala khususnya di Kabupaten Sigi sesuai rencana yang sudah disusun dan dibuat," ucapnya.
Kompol Kiky menambahkan, setiap personel yang masuk dalam operasi ketupat Tinombala 2024 menerima materi dari masing-masing Kasatgas yakni Satgas Preventif, Kamseltibcar Lantas, Gakkum, Humas dan Satgas Ban Operasi.
"Operasi Ketupat Tinombala dilaksanakan selama 13 hari mulai tanggal 4 sampai 16 April 2024 dengan melibatkan personel TNI-POLRI, Pemerintah Kabupaten Sigi yakni Damkar dan Satpol PP Sigi, Senkom, Kesbangpol, Dinas Kesehatan, dan Dinas Perhubungan Sigi," ujar Kompol Kiky.
Berdasarkan data Polres Sigi, pihaknya akan mendirikan enam pos pengamanan dan satu pos pelayanan dengan jumlah personel Polres Sigi sebanyak 93 orang.
"Pos pelayanan akan didirikan di Desa Kalukubula yang nantinya memberikan layanan kepada masyarakat selama arus mudik dan arus balik nantinya, serta kendaraan patroli, Damkar, ambulans, peralatan dan perlengkapan lainnya juga akan disiapkan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat selama operasi ketupat," tutur Wakapolres Sigi.