Logo Header Antaranews Sulteng

Mudahkan peserta akses informasi di RS, BPJS Kesehatan luncurkan inovasi terbaru

Selasa, 3 Oktober 2023 13:13 WIB
Image Print
Peluncuran inovasi loket pelayanan informasi BPJS Kesehatan di RS Undata Palu, Jumat (29/9/2023). ANTARA/HO-BPJS Kesehatan Cabang Palu

Palu (ANTARA) -

Sebagai rumah sakit rujukan di Provinsi Sulawesi Tengah, Rumah Sakit Undata terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada pasien.
Salah satunya dengan membuka Loket Pelayanan Informasi BPJS Kesehatan. Direktur Rumah Sakit Undata Palu, Herri mengatakan kegiatan ini dapat berlangsung berkat kerja sama yang baik antara RS Undata, BPJS kesehatan, Dinas Kesehatan dan organisasi-organisasi profesi.
Dirinya menyebut, peluncuran loket informasi BPJS Kesehatan ini sebagai langkah positif untuk memberikan pelayanan yang mudah dan cepat kepada pasien.
“Di beberapa rumah sakit khususnya di pulau jawa, loket pelayanan informasi ini sudah ada, sehingga kami di RS Undata sudah menantikan dibukanya loket pemberian informasi BPJS Kesehatan, agar masyarakat yang bingung ataupun membutuhkan informasi dapat dengan mudah mendapatkan penjelasan ataupun solusi sebagai peserta JKN,” jelasnya, Jumat (29/9).
Ia juga menyampaikan bagi masyarakat yang datang berobat kemudian tidak memiliki handphone, petugas di loket informasi ini yang akan membantu, sehingga pelayanan dapat tetap berjalan.
Menurutnya hal tersebut kecil kemungkinan terjadi di jaman yang serba digital saat ini, namun tetap harus diantisipasi jika memang terjadi.
“Kita harus bersyukur karena warga Sulawesi Tengah hampir seluruhnya sudah terdaftar sebagai peserta JKN. Hanya memang masih ada beberapa masyarakat yang masuk rumah sakit dan belum terdaftar pada program JKN, mungkin ada data yang masih belum akurat. Hal tersebut juga harus menjadi perhatian masyarakat, agar dapat terlindungi dalam Program JKN,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palu HS Rumondang Pakpahan mengungkapkan, salah satu perwujudan dari transformasi mutu layanan adalah dengan menyediakan loket pelayanan informasi BPJS Kesehatan di rumah sakit.
Langkah tersebut bertujuan untuk menjawab kebutuhan peserta dalam mendapatkan kemudahan akses atas informasi serta kecepatan dan kepastian dalam memperoleh tindaklanjut atas penyampaian pengaduan terkait pelayanan dalam program JKN.
“Lokasi loket ini diprioritaskan pada area rumah sakit yang mudah terlihat yang bisa dengan mudah diakses oleh peserta, seperti di dekat pintu masuk atau sekitar area administrasi untuk peserta JKN. Yang akan bertugas di loket informasi ini adalah petugas rumah sakit yang memiliki tugas memberikan informasi dan penanganan pengaduan atas pelayanan di rumah sakit, dimana pencacatannya dilakukan pada aplikasi Saluran Informasi dan Penanganan Pengaduan (SIPP),” ujarnya.
Rumondang juga menjelaskan, selain itu upaya peningkatan mutu layanan juga dilakukan melalui peluncuran inovasi Portal Quick Response (POROS).
“Akan disiapkan barcode, kemudian peserta tinggal mengarahkan kameranya pada barcode tersebut, nanti akan terhubung pada layanan antrean, Kesan dan Pesan Setelah Layanan (KESSAN), SIPP dan skrining riwayat kesehatan. Kami berharap dengan implementasi loket pelayanan informasi dan POROS di rumah sakit, dapat meningkatkan mutu layanan yang mendorong peningkatan kepuasan peserta pada program JKN. Setiap permintaan informasi dan pengaduan yang disampaikan oleh peserta dapat ditindaklanjuti dengan cepat,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan, kegiatan ini dilakukan secara serentak oleh seluruh kantor cabang se Indonesia dan dipusatkan di RS dr. Sardjito diwilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Sleman. Penyediaan loket informasi ini akan dilakukan secara bertahap diseluruh Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL).
“BPJS Kesehatan akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak, guna memberikan pelayanan terbaik kepada peserta JKN dan mendukung tercapainya Indonesia yang lebih sehat. Mari bersama bersinergi untuk mendukung pelayanan kesehatan yang berdampak positif terhadap perlindungan kesehatan seluruh masyarakat Indonesia,” tutup Rumondang.



Pewarta :
Editor: Mohamad Ridwan
COPYRIGHT © ANTARA 2026