
Tiga SMK unggulan berpotensi dikembangkan di Sulteng

Untuk mengelola bidang-bidang tersebut, diperlukan tenaga-tenaga terampil yang harus disiapkan dari sekarang...
Palu, (Antaranews Sulteng) - Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Tengah Zalzulmida A Djanggola mengatakan tiga bidang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang berpotensi dikembangkan di provinsi itu yakni bidang perikanan dan kelautan, pertanian serta pariwisata.
Hal itu dikemukakannya dalam rapat evaluasi studi kelayakan terhadap pengembangan SMK unggulan di Sulteng oleh Provinsi Sulawesi Tengah dan DPRD Sulteng, di ruang kerja sekretaris provinsi, Kamis.
SMK bidang kelautan dan perikanan kata Zalzulmida, dapat dikembangkan karena wilayah Sulteng dikelilingi lautan yang sangat luas dan memiliki potensi yang sangat besar untuk menghasilkan pendapatan daerah dan meningkatkan perekonomian masyarakat, namun diperlukan tenaga terampil dalam mengembangkan SMK tersebut.
Kemudian SMK bidang pertanian dimana potensi pertanian Sulteng sangat besar dengan tanah yang subur. Serta SMK bidang pariwisata dengan potensi pariwisata Sulteng yang sangat menjanjikan, karena sebagian destinasi wisata belum dikembangkan dengan baik.
"Untuk mengelola bidang-bidang tersebut, diperlukan tenaga-tenaga terampil yang harus disiapkan dari sekarang, khususnya mereka yang dihasilkan dari SMK, baik bidang perikanan kelautan, pertanian, maupun pariwisata," kata Zalzulmida.
Menurut politisi Partai Gerindra itu, untuk mengembangkan dan memanfaatkan ketiga potensi tersebut, harus didahului dengan penelitian melalui studi kelayakan, sehingga dapat diketahui apa yang akan dilakukan dan apa yang akan dihasilkan.
Kata dia, saat ini potensi daerah di Sulteng yang begitu besar, namun belum dikelola dengan baik, sehingga sangat penting dibutuhkan mereka yang terampil untuk mengolah sumber daya tersebut.
Zalzulmida juga berharap agar organisasi perangkat daerah (OPD) cekatan melihat peluang program dan pengembangan yang ada di kementrian teknis terkait.
"Kalau kepala OPD tidak tanggap, selain dapat merugikan dirinya sendiri, juga yang besar merugikan daerah, akibat tidak tanggapnya melihat peluang yang ada. Karena semua yang kita lakukan adalah untuk kebutuhan masyarakat," tegas Zalzumida.
Bagi Zalzulmida, sebagai anggota DPRD dan wakil masyarakat, dirinya membawa aspirasi dari generasi muda yang putus sekolah, untuk dapat kembali ke sekolah melalui program gerakan anak bangsa kembali ke sekolah.
Hal itu kata dia, merupakan cita-cita untuk dapat mensejahtrakan masyarakat melalui pemanfaatan potensi daerah di Sulteng.
Selain itu, pentingnya pengembangan SMK unggulan, khususnya bidang kelautan, perikanan, pertanian dan parawisata dan program kembali ke sekolan anak harapan bangsa, diharapkan dapat meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) Sulawesi Tengah.
Pewarta : Fauzi
Editor:
Sukardi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
