14 Tim Akan Ikuti TDDC 2017
Kamis, 26 Januari 2017 20:06 WIB
Zalzulmida Djanggola (antaranews)
Palu, (antarasulteng.com) - Sebanyak 14 tim dari dalam dan luar negeri diperkirakan akan mengikuti kegiatan olahraga dan wisata bersepeda bertajuk Tour De Central Celebes (TDDC) 2017 di Provinsi Sulawesi Tengah pada September.
"Penyelenggaraan kegiatan ini mempunyai dampak positif dari peningkatan ekonomi secara langsung dan promosi pariwisata di Sulteng," kata Ketua Komisi IV DPRD Sulteng, Zalzulmida A Djanggola dalam rapat koordinasi di Ruang Polibu Kantor Gubernur Sulteng di Palu, Rabu.
Zalzulmida yang juga Ketua Panitia Pengarah TDCC 2017 menekankan bahwa kegiatan itu akan melahirkan banyak efek perekonomian seperti pada perhotelan, transportasi, kuliner dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) serta tujuan wisata. Ia mengatakan Sulteng memiliki banyak potensi wisata alam yang bisa dipromosikan.
Zalzulmida mengatakan penyelenggaraan kegiatan akbar untuk pertama kali itu merupakan kerja sama antara Pemprov Sulteng melalui Dinas Periwisata Sulteng dengan Kementerian Pariwisata dan Komisi IV DPRD Sulteng sebagai mitra Dinas Pariwisata.
"Akan ada dampak positif kepada beragam sektor di sekitar wilayah yang masuk rute TDCC karena selama ini pendapatan asli daerah (PAD) Sulteng dari sektor pariwisata masih minim," ungkap Zalzulmida.
TDCC 2017 merupakan kegiatan olahraga dan wisata bersepeda pertama kali yang digelar di Sulteng, yang kemungkinan besar akan diikuti tujuh tim dari luar negeri dan tujuh tim dari dalam negeri. Jumlah anggota per tim sebanyak 40 orang terdiri dari para pebalap dan official.
Sebanyak lima kabupaten dan kota yang akan dilalui dan akan dibagi menjadi tiga etape. Etape pertama pebalap akan star dari Ampana Kabupaten Touna menuju Kabupaten Poso.
Etape kedua dari Kabupaten Poso menuju Kabupaten Parigi Moutong dan etape ketiga dari Kabupaten Parigi Moutong ke Kabupaten Sigi dan berakhir di Kota Palu.
"Penyelenggaraan kegiatan ini mempunyai dampak positif dari peningkatan ekonomi secara langsung dan promosi pariwisata di Sulteng," kata Ketua Komisi IV DPRD Sulteng, Zalzulmida A Djanggola dalam rapat koordinasi di Ruang Polibu Kantor Gubernur Sulteng di Palu, Rabu.
Zalzulmida yang juga Ketua Panitia Pengarah TDCC 2017 menekankan bahwa kegiatan itu akan melahirkan banyak efek perekonomian seperti pada perhotelan, transportasi, kuliner dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) serta tujuan wisata. Ia mengatakan Sulteng memiliki banyak potensi wisata alam yang bisa dipromosikan.
Zalzulmida mengatakan penyelenggaraan kegiatan akbar untuk pertama kali itu merupakan kerja sama antara Pemprov Sulteng melalui Dinas Periwisata Sulteng dengan Kementerian Pariwisata dan Komisi IV DPRD Sulteng sebagai mitra Dinas Pariwisata.
"Akan ada dampak positif kepada beragam sektor di sekitar wilayah yang masuk rute TDCC karena selama ini pendapatan asli daerah (PAD) Sulteng dari sektor pariwisata masih minim," ungkap Zalzulmida.
TDCC 2017 merupakan kegiatan olahraga dan wisata bersepeda pertama kali yang digelar di Sulteng, yang kemungkinan besar akan diikuti tujuh tim dari luar negeri dan tujuh tim dari dalam negeri. Jumlah anggota per tim sebanyak 40 orang terdiri dari para pebalap dan official.
Sebanyak lima kabupaten dan kota yang akan dilalui dan akan dibagi menjadi tiga etape. Etape pertama pebalap akan star dari Ampana Kabupaten Touna menuju Kabupaten Poso.
Etape kedua dari Kabupaten Poso menuju Kabupaten Parigi Moutong dan etape ketiga dari Kabupaten Parigi Moutong ke Kabupaten Sigi dan berakhir di Kota Palu.
Pewarta : Fauzi
Editor : Adha Nadjemudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gubernur Sulteng minta Program PKK harus sejalan program prioritas daerah
21 May 2021 4:50 WIB, 2021
Terpopuler - Sulteng
Lihat Juga
200-an kontraktor proyek Pemprov Sulteng belum ikutkan karyawannya ke BPJamsostek
21 February 2020 11:49 WIB, 2020
Hanura rekomendasikan Hadianto-Reni berpasangan di Pilkada Kota Palu
21 February 2020 0:05 WIB, 2020