
Jemput Bola Bunga Desa, Mudahkan Masyarakat Menjangkau Layanan JKN
Kamis, 27 Juli 2023 10:50 WIB

Poso (ANTARA) -
Upaya transformasi mutu layanan yang di gaungkan BPJS Kesehatan demi menghadirkan pelayanan yang makin mudah, makin cepat dan semua setara.
Untuk itu, BPJS Kesehatan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Poso melakukan pemberian layanan melalui kegiatan Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa) yang diadakan di Desa Watutau, Kecamatan Lore Peore Kabupaten Poso, Kamis.
(20/7).
Program Bunga Desa merupakan program Pemerintah Kabupaten Poso dimana lembaga pelayanan publik turun langsung ke desa melakukan pelayanan kepada masyarakat.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palu, HS Rumondang Pakpahan mengatakan, Program Bunga Desa sangat membantu BPJS Kesehatan dalam menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Khususnya bagi peserta JKN yang membutuhkan pelayanan di Kantor BPJS Kesehatan atau kantor yang lain, namun terkendala karena akses jarak yang jauh dan membutuhkan biaya perjalanan.
Jarak tempuh dari Kota Poso ke desa yang kurang lebih memakan waktu sekitar tiga jam dengan kondisi jalan yang kurang baik membuat warga sangat terbantu dengan adanya kegiatan Bunga Desa.
“Kegiatan ini sudah berjalan hampir tiga tahun dan terjadwal satu kali dalam sebulan. Antusias masyarakat kelihatannya cukup tinggi dilihat dari loket BPJS Kesehatan yang selalu ramai pengunjung. Tidak kurang dari 100 peserta yang dilayani per harinya.
Peserta paling banyak melakukan perubahan data baik itu bayi baru lahir maupun pindah Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP),” ungkap Rumondang.
Rumondang menjelaskan, pada kegiatan Bunga Desa tersebut BPJS Kesehatan membuka layanan yang sama seperti pelayanan di kantor sebagaimana biasanya. Mulai dari pendaftaran peserta baru, tambah anggota keluarga, ubah data peserta, pemberian informasi dan sebagainya.
Masyarakat yang ingin mendaftar menjadi peserta JKN dan terkendala pada Nomor Induk Kependudukan (NIK) dapat langsung melapor kepada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), yang juga turut serta dalam kegiatan tersebut.
“Cakupan kepesertaan JKN di Kabupaten Poso per bulan Juni 2023 yaitu sebesar 248.897 jiwa dari total jumlah penduduk sebanyak 249.582 jiwa atau telah mencapai 99,73%. Melalui kegiatan Bunga Desa ini, diharapkan masyarakat yang belum terdaftar dalam Program JKN dapat terdata dan dapat segera didaftarkan menjadi peserta,” ungkap Rumondang.
Pada kesempatan yang sama, Veronika adalah salah satu peserta segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang mendapatkan layanan di Bunga Desa. Dia mengaku sangat senang karena kegiatan Bunga Desa diadakan di desanya, dia tidak perlu jauh-jauh untuk melakukan pengurusan.
Veronika menyampaikan, saat itu dia baru saja melahirkan, sehingga ingin mengurus NIK anaknya dan melakukan perubahan data di BPJS Kesehatan.
“Dari seminggu yang lalu sudah diumumkan di gereja-gereja bahwa akan buka berbagai layanan di lapangan Desa Watutau. Warga disini juga sangat antusias menunggu, karena kalau harus ke Kota Poso, jaraknya cukup jauh dan pasti banyak biaya juga yang dikeluarkan,” cerita Veronika.
Veronika merasa sangat terbantu dengan kegiatan Bunga Desa ini, karena semua urusannya bisa terselesaikan dalam sehari. Data BPJS Kesehatan anaknya juga sudah sesuai dengan nama yang sebenarnya. Akhirnya perasaannya bisa tenang.
“Awalnya saya cukup khawatir, karena data BPJS Kesehatan anak saya belum diperbaharui masih atas nama saya. Apabila tiba-tiba mengalami sakit, saya takut nantinya tidak ditanggung BPJS Kesehatan. Tapi akhirnya semua urusan sudah selesai, sudah aman sekarang,” lega Veronika.
Pada akhir pembicaraan Veronika berharap, kegiatan seperti ini dapat rutin dilakukan, khususnya layanan BPJS Kesehatan karena banyak masyarakat yang terbantu. (tm/nh)
Pewarta : -
Editor:
Mohamad Ridwan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
